Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Dokter Muslim Melawan Santet (3-habis)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 November 2017 16:25 4:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 November 2017 19:20
Bagikan
Dokter memeriksa paku di tubuh Supiati
Bagikan

Sambungan artikel KEDUA

Kabarnya Anda juga menjadi sasaran santet?

Saya merasa begitu. Kejadiannya turun dari ceramah kaki kiri saya bengkak, merah dan nyeri luar biasa. Padahal sebelumnya tidak apa-apa. “Wah,  saya ikut jadi sasaran serangan,” kata saya dalam hati. Tapi saya tidak bilang terus terang kepada tim saya. Khawatir mereka jadi takut. Kalo ada yang tanya, saya bilang asam urat saya kambuh.

Padahal semalam saya tak bisa tidur. Lalu saya melakukan ruqyah sendiri. Telapak tangan saya letakkan di tempat yang sakit, terus membaca doa bismillahi (3x), a’udzubi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadzir (7x).

Alhamdulillah, pagi harinya sembuh. Kalau betul itu radang atau asam urat, secara medis tidak akan secepat itu datang dan pergi. Peristiwa inilah “stempel” dari proses pikir saya mencapai haqqul yaqiin. Saya percaya penuh bahwa ini santet.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Setelah Supiyati diruqyah apakah masih ada serangan lagi?

Masih. Serangan masih jalan terus. Tapi efeknya tidak sesakit sebelumnya. Paling hanya pegel-pegel. Sebelumnya,  tempat yang diserang terasa panas. Lalu paku-paku itu keluar sendiri setelah kita bacakan doa.

Tak perlu dioperasi?

Tak ada lagi rontgen dan operasi. Tetapi perawatan terhadap bekas luka-laku jalan terus. Jadi penyembuhan Supiyati dilakukan dengan menggabungkan ilmu kedokteran timur dan barat yakni dengan medis dan pendampingan spiritual Islam dengan ruqyah syar’iyya’. Bukan dukun seperti diberitakan media-media.

Baca:  Hati-hati dengan “Kiai” Berstatus Dukun

Terapi spiritual yang di rumah sakit terangkum dalam program Hu Care atau Husnul Khatimah Care.

Apa itu?

Semua pasien tentu ingin sembuh dari sakitnya. Namun ada kalanya  pasien memiliki problema yang bukan fisik belaka. Boleh jadi problema keimanannya lebih besar. Pada keadaan demikian pasien memerlukan penanganan Hu Care. Jadi, prosedur teknis medis tetap diterapkan sesuai standar terkini, namun penanganan spiritual Islam mengikuti atau mendampingi seintensif mungkin. Sehingga saat pasien dinyatakan pulang (sembuh), maka tidak saja fisiknya bebas penyakit namun keimanannya makin saleh dan hidupnya makin berkah.

Jika kemudian pasien menjadi kritis dan menemui ajalnya, tim Hu Care mendampingi hingga akhir hayatnya itu husnul khatimah.

Pada kasus Supiyati bagaimana pendampingannya?

Terapi Hu Care berlangsung intensif selama 24 jam penuh. Pendampingannya meliputi pembacaan al Qur`an, dzikir pagi dan sore, dan wirid harian.

Selain itu, keimanan dan tauhidnya terus diperkokoh. Ia dituntun untuk menghafal doa-doa. Semuanya itu untuk membetengi dirinya dari atau dalam istilah saya memperkuat imunitas spiritualnya.

Baca: Tinggalkan Kebodohan dengan Cara Perkuat Ilmu dan Amal

Pernah secara medis dia sudah dinyatakan sembuh, tetapi hafalan doanya kurang fasih dan lancar, dia saya larang pulang.

Setelah imunitas spiritualnya kuat, bagaimana hasilnya?

Dahsyat.  Salah satu cara memberikan imunitas spiritual itu dengan wudhu. Maka dia saya minta menjaga wudhu sepanjang hari. Kalau wudhunya batal, segera memperbarui wudhu lagi. Pada dua hari pertama kepulangannya ke rumah, ia lupa dengan amalan ini. Akibatnya rame-rame paku masuk kembali ke tubuhnya.

Selain menjaga wadhu, cara berikutnya  menjaga shalat lima kali pada awal waktu. Ia juga saya minta menambah shalat-shalat sunnah lain. Hasilnya dahsyat. Pernah suatu malam dia shalat tahajjud, kemudian ada paku yang jatuh ke lantai. Kejadian itu juga dialami ketika shalat Dhuha dan Dhuhur.

Sekarang keadaan Supiyati  bagaimana?

Informasi terakhir  sudah normal. Sudah bekerja seperti orang lainnya.*  (Habis)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:benda tajamDokter Muslimilmu hitamkedokteranKesehatanlogampakuperutSagiranSantetSihirsyirik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panitia Tabligh Akbar Garut: Kami Sudah 2 Kali Undang Ustadz Bachtiar Nasir
Tulisan selanjutnya Persatuan Ulama Dunia Luncurkan Kampanye Pembebasan Syeikh Raed Salah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?