Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Menonton Film Aksi Berbahaya Bagi Penderita Jantung Lemah

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 18 Mei 2014 09:08 9:08 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 Mei 2014 09:04
Bagikan
Film Vertical Limit yang menggambarkan kejutan-kejutan dalam kecelakaan panjat tebing.
Bagikan

MENONTON film aksi bisa berbahaya bagi orang-orang dengan kondisi gangguan jantung, menurut penelitian baru.

Studi dari University College London dan Guy’s and St Thomas’ Hospital menunjukkan, mereka dengan jantung lemah bisa terpengaruh secara negatif dengan menonton film yang menegangkan. Para peneliti dalam penelitiannya mendapatkan, tekanan darah bisa meningkat, laju pernapasan menjadi lebih cepat, dan ritme alami jantung mulai bergeser ketika dipertontonkan klip dari 2000 film pendek aksi Vertical Limit yang menggambarkan kejutan-kejutan dalam kecelakaan panjat tebing.

Sembilan belas orang dipantau melalui elektroda guna mendeteksi aktivitas di ventrikel (ruang pompa) jantung. Di bagian tubuh ini diyakini sebagai tempat reaksi pertama dari efek biologis stres mental dan emosional pada pasien.

Para peneliti percaya bahwa perubahan dalam pola jantung terkait dengan sistem saraf otonom, yang beroperasi di bawah tingkat kesadaran.

“Ini adalah pertama kalinya bahwa efek secara langsung diukur. Meskipun hasilnya bervariasi antara masing-masing orang, namun secara konsisten kami melihat perubahan dalam otot jantung,” kata penulis studi Dr Ben Hanson, dari Departemen Rekayasa Mekanik di University College London, seperti diberitakan The Guardian (16/5/2014). “Jika seseorang memiliki jantung lemah, atau jika mereka mengalami stres berat, efeknya bisa jauh lebih tidak stabil dan berbahaya.”

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Klip film tersebut dipilih karena menampilkan kejutan-kejutan kuat terkait “sifat dinamis, efek berkelanjutan, dan kombinasi kejutan antara visual dan pendengaran,” kata penulis studi pendamping Prof Peter Taggart dari Unit Neurokardiologi di Rumah Sakit University College London.

Para peneliti memahami, meskipun kematian di dalam bioskop relatif jarang, namun pada tahun 2010 terdapat kasus seorang pria Taiwan 42 tahun dengan riwayat tekanan darah tinggi meninggal karena stroke yang menurut dokter kemungkinan besar dipicu oleh “semangat berlebihan ” menonton film 3D karya James Cameron, Avatar.

Pada tahun yang sama, seorang mahasiswa India tewas setelah menonton empat film horor berkali-kali di asrama dekat kota Visakhapatnam, di Andhra Pradesh, di pantai selatan-timur India.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Antara Jesus dan Jokowi”
Tulisan selanjutnya Al-Sisi Rayu Pemilih dengan Lampu Hemat Energi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?