Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Tes Darah Bantu Upaya Berhenti Merokok

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 Januari 2015 22:11 10:11 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 Januari 2015 22:11
Bagikan
Bagikan

TES darah dapat membantu orang memilih strategi berhenti merokok yang paling efektif untuk mereka, seperti dilaporkan jurnal medis the Lancet.

Penelitian menunjukkan, sebanyak 60% orang yang mencoba untuk berhenti merokok mulai lagi pada pekan pertama. Pasalnya, nikotin merupakan salah satu zat yang paling adiktif dalam rokok dan perokok memerlukan nikotin yang lebih banyak ketika nikotin dalam tubuh mereka telah diproses.

Namun sekarang diketahui bahwa setiap tubuh memproses nikotin dengan kecepatan berbeda-beda.

Beberapa ilmuwan menyatakan, orang-orang yang memproses nikotin dengan cepat cenderung merokok lebih banyak dan oleh karena itu lebih sulit untuk berhenti merokok.

Dalam studi ini, seperti diberitakan BBC, Senin (12/1/2015), peneliti dari University of Pennsylvania di AS bekerja dengan 1.240 orang yang sedang dalam program penghentian merokok pada tahapan yang berbeda.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Mereka memeriksa darah setiap peserta penelitian untuk melihat apakah nikotin telah diproses pada kecepatan normal atau lambat. Peserta kemudian diberikan antara nicotine patch, obat varenicline, atau pil placebo.

Varenicline adalah obat berbasis non-nikotin. Obat yang harus diresepkan tersebut berpotensi mengakibatkan efek samping, seperti risiko depresi dan bunuh diri.

Semua orang yang ikut serta dalam penelitian ini mendapatkan akses untuk konseling perilaku. Para ilmuwan menemukan, orang-orang yang memproses nikotin pada kecepatan normal memiliki kemungkinan lebih besar untuk berhenti merokok ketika mereka diberi varenicline dibandingkan menggunakan nicotine patch.

Meskipun peserta yang memproses nikotin lebih lambat memiliki tingkat kesuksesan yang sama ketika menggunakan kedua metode tersebut, mereka yang menggunakan varenicline lebih banyak melaporkan efek samping.

Prof Caryn Lerman, salah seorang peneliti utama, mengatakan, “Jika tes ini digunakan, seseorang bisa memiliki kesempatan yang cukup besar untuk sukses berhenti merokok.

Penggunaan luas

“Untuk sebagian orang, dengan metabolisme nikotin yang normal, kemungkinan untuk berhenti merokok mungkin rendah ketika menggunakan nicotine patch. Namun mereka memiliki kesempatan berhenti lebih besar bila mengkonsumsi pil varenicline. Sementara untuk mereka yang memproses nikotin dengan pelan, mereka dapat menggunakan nicotine patch yang murah untuk hasil yang sama.”

Tes darah untuk memeriksa kecepatan pembakaran nikotin dalam tubuh memang sudah digunakan untuk sejumlah penelitian, namun para ilmuwan mengatakan, tes tersebut dikembangkan untuk penggunaan lebih luas.

Prof Neil Davies, dari Universitas Bristol, memberikan komentar pribadi, “Hasil ini menunjukkan kemajuan penting. Temuan ini bila dapat direplikasi dapat menyebabkan perubahan dalam praktek. Tapi terdapat juga pertanyaan yang masih harus dijawab. Efektivitas biaya tes ini perlu diperhitungkan.”

Prof Robert West, dari University College London, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan, “Kami tahu bahwa jika orang mencoba berhenti merokok tanpa bantuan eksternal, peluang sukses mereka selama satu tahun adalah sekitar 4%.”

“Cara untuk sukses adalah untuk terus mencoba. Hal ini sama dengan melempar dadu. Jika Anda terus mencoba, Anda dapat berhasil. Namun Anda langsung gagal bila berhenti mencoba.”*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:merokok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Shanghai Larang Pameran Motor Tampilkan Wanita Berpakaian Minim
Tulisan selanjutnya Impor Guru Agama Dilarang; Proyek ‘Mengebiri’ Islam?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?