Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Hati-hati Gunakan Obat Penghilang Rasa Sakit, Banyak Terjadi Keracunan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Juni 2014 19:37 7:37 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Juni 2014 19:37
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

OBAT penghilang rasa sakit ini paling umum tersimpan dalam lemari obat. Tetapi penggunaannya mudah meracuni penggunanya. Di Australia saja obat itu meracuni 8000 orang setahun.

Lebih dari 150 pasien dalam seminggu dirawat di rumah sakit akibat keracunan parasetamol. Para ahli mengatakan, masalah bagi penderita justru meningkat.

Satu studi baru menemukan, sebagaimana dilaporkan Adelaide Now (19/6/2014),  parasetamol bertanggung jawab satu dari lima kasus keracunan yang dirawat di unit gawat darurat rumah sakit di seluruh Australia.

Pakar obat darurat dari Monash University, Profesor Andis Graudins memperingatkan paket besar dari parasetamol, yang digunakan untuk mengontrol arthritis. Hal ini menyebabkan pasien berada pada risiko overdosis yang lebih besar.

Persoalan terhadap dosis besar yang digunakan untuk arthritis tersebut bahwa dalam tes darah awal akan merekam tidak adanya toksik dalam darah, kata Profesor Graudins.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Namun, konsentrasi parasetamol dalam tubuh pasien baru muncul kemudian saat obat bekerja.

Dalam makalah yang diterbitkan dalam jurnal Emergency Medicine Australia, Profesor Graudins mengatakan, itu sebabnya mengapa sangat penting dokter menguji pasien lagi empat jam setelah tes pertama untuk melihat apakah konsentrasi parasetamol telah meningkat.

Masalah lain adalah bahwa parasetamol tersedia dalam ukuran kemasan sangat besar, antara 96 dan 100 pil.

Dia meminta pemerintah mempertimbangkan membatasi ukuran paket untuk membantu masalah atas penggunaan obat penghilang rasa sakit tersebut.

Walapun pembatasan ukuran paket tidak akan mengurangi jumlah ukuran dosis parasetamol, tetapi mungkin dapat mengurangi keparahan keracunan.

Supermarket tahun lalu dilarang menjual paket besar obat penghilang rasa sakit dalam upaya pengendalian yang dilakukan pengawas keamanan obat-obatan.

Paket berisi lebih dari 21 tablet parasetamol sekarang hanya tersedia di apotek.

Parasetamol adalah pil yang paling umum digunakan karena mudah didapat di toko-toko.

Badan Pengawasan Obat-Obatan mengatakan, sekitar 8000 pasien per tahun dirawat di Australia akibat overdosis parasetamol. Obat-obatan itu digunakan tanpa yang bersangkutan berniat bunuh diri.

“Keracunan itu dapat mematikan jika tidak mendapatkan perawatan medis yang tepat,” kata Profesor Graudins.

Kebanyakan orang yang mengalami overdosis parasetamol datang dan berada di gawat darurat rumah sakit dalam waktu empat sampai lima jam, katanya.

Jika tidak diberi penangkal parasetamol dalam waktu delapan jam saat mengalami overdosis, mereka bisa menghadapi risiko peradangan hati dan mengalami gagal hati.

Kematian akibat overdosis parasetamol bisa memakan waktu hingga lima hari, dan ini bisa menjadikan penderitaan saat mengalami gagal hati dan gagal, kata Profesor Graudins.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Apresiasi Penutupan Dolly, MUI Balikpapan: Kota Lain Ikutilah Surabaya
Tulisan selanjutnya Anak Indonesia Hadapi Tantangan Berat Bangun Budaya Membaca

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

None

Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida

None
31 Oktober 2026 09:38
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif

Terbaru

  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?