Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Demensia Gejala Awal Alzheimer

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 25 September 2014 16:31 4:31 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 25 September 2014 16:31
Bagikan
Bagikan

GANGGUAN saraf (neurological disorder) seperti demensia (pikun) yang merupakan gejala awal Alzheimer, sering dianggap remeh oleh sebagian besar orang.

Menurut penelitian global terbaru yang dilakukan GE Healthcare, mayoritas penduduk Indonesia tidak dapat mengidentifikasi tanda-tanda serta gejala demensia.

“Demensia (pikun) merupakan salah satu kondisi saraf yang masih kurang dipahami oleh masyarakat. Dari hasil penelitian, kami memiliki bukti kuantitatif yang menegaskan bahwa adanya keinginan yang besar untuk mengetahui tanda-tanda serta gejala, diagnosa, dan pilihan pengobatan,” kata David Utama, President & CEO GE Healthcare ASEAN, belum lama ini.

Penelitian tersebut mengungkapkan, 71 persen penduduk Indonesia yang menjadi responden ingin mengetahui apakah mereka memiliki gangguan saraf (neurological disorder), dan 77 persen ingin mengetahui apakah orang terdekat mereka menderita gangguan saraf.

“Kebanyakan orang mengatakan bahwa pikun merupakan penyakit tua, tapi sebenarnya lebih dari itu,” kata DY Suharya, Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Lebih lanjut DY Suharya menjelaskan, demensia dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu early, mild, dan saphire. Setiap tingkatan memakan waktu delapan hingga sepuluh tahun.

“Demensia memang bukan sesuatu yang di depan mata akan mati, tapi nanti pelan-pelan akan creeping in,” ujar DY Suharya, dilansir Antara.

Ia menyarankan para penderita demensia sebaiknya periksa ke dokter untuk mendeteksi dan memperoleh bukti tes secara medis, kemudian jika benar terbukti menderita demensia, penderita sebaiknya diajak lebih banyak olahraga, lebih banyak tertawa, dan lebih banyak bersosialisasi.

“Demensia tidak ada obatnya, pengobatan medis hanya memperlambat. Oleh karena itu lebih cepat diketahui lebih baik,” katanya

“Hanya treatment dan makanan, seperti virgin coconut oil, segelas kopi, kayu manis yang dapat memperlambat tingkatan demensia. Pokoknya jangan makan junk food, jangan minum soda,” tambahnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alzheimerdemensia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan: Institusi Gereja Jerman Boleh Menolak Pegawai Berjilbab
Tulisan selanjutnya Habib Selon: Ahok Jadi Ketua RT pun Kita Tolak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?