Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Anak Rewel Makan Dimungkinkan Alami Depresi

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2015 17:19 5:19 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 13 Agustus 2015 17:19
Bagikan
Bagikan

ANAK yang suka memilih-milih makanan atau rewel saat makan, sebenarnya tidak sekadar suatu kondisi umum terjadi, tetapi dapat merupakan petunjuk terhadap depresi dan kecemasan pada anak.

Menurut laporan dari Duke Medicine yang dimuat di jurnal Pediatrics, sebagaimana dimuat New Straits Times belum lama ini, lebih dari 20 persen anak usia 2-6 tahun mengalami kerewelan terhadap makanan.

Sekitar 18 persen dari mereka diklasifikasikan dalam kondisi cukup dalam pilih-pilih makanan, dan tiga persen lagi dalam kondisi sangat berat.

Anak-anak dalam dua kondisi itu, para ilmuwan menemukan adanya masalah yang lebih besar terhadap kesehatan mental, seperti depresi klinis atau kecemasan.

Karena kondisi pilih-pilih makan dapat menyebabkan gizi buruk dan konflik keluarga, kata laporan itu, tampaknya penting bagi orang tua dan pihak medis untuk meneliti masalah emosional yang mendasarinya.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

“Anak-anak yang makan apa adanya atau selektif, merupakan awal timbulnya masalah,” kata pemimpin peneliti, Nancy Zucker, Direktur Gangguan Makan pada Duke Center.

“Penurunan makanan dapat terjadi dalam bentuk berbeda. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan, pertumbuhan anak, fungsi sosial, dan hubungan orang tua-anak. Anak dapat merasa sebagai pihak yang tidak dipercayai, sementara orang tua dapat merasa bersalah untuk masalah ini.”

Anak-anak yang makan pilih-pilih, menjadi perhatian dan tantangan serius, yang dokter menyebutnya sebagai “bentuk penyimpangan atas penghindaran/pembatasan asupan makanan.”

Kalangan kesehatan mental yakin mereka dapat membantu melakukan pencegahan masalah anak-anak ini dengan terapi perilaku terhadap makanan yang menyebabkan mereka cemas.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak rewelrewel makan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahmad Zainuddin: Pemberian Visa Kepada Atlet Israel Melukai Hati Bangsa
Tulisan selanjutnya Boko Haram Dikabarkan Punya Pemimpin Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?