Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Jangan Anggap Remeh, Ini Tidak Enaknya Jadi Penyintas Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 April 2021 17:21 5:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 April 2021 17:15
Bagikan
Covid 19
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Kantor berita Agence France-Presse (AFP) mengabarkan dari Madrid, di mana sejumlah reporter mengunjungi pasien-pasien di sebuah pusat rehabilitasi baru bagi penyintas Covid-19.

Dibangun dalam waktu tiga bulan dengan biaya lebih dari €150 juta, Rumah Sakit Isabel Zendal mulai beroperasi pada Desember 2020 untuk merawat para pasien Covid meskipun pusat rehabilitasinya baru diresmikan bulan ini.

“Saya tidak dapat berjalan sendiri,” kata Carolina Gallardo, 51, kepada para reporter.

“Saya tidak dapat menggunakan kedua tangan saya. Coba lihat rambut saya, saya bahkan tidak dapat merapikannya sendiri,” kata wanita itu seperti dilansir AFP Rabu (21/4/2021).

Berusaha bangkit dari kursi, dia berpegangan erat ke palang paralel, perlahan menggerakkan salah satu kakinya dengan susah payah.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Dengan merangkul pinggang Gallardo, seorang perawat fisioterapi dengan lembut membantunya berdiri, memberikan semangat kepada pasien paruh baya itu agar perlahan melangkah dengan menaruh beban tubuhnya di salah satu kaki secara bergantian.

Di pusat rehabilitasi itu, para ahli membantu memulihkan kondisi pasien-pasien Covid-19, yang sejak selamat dari maut, masih saja mengalami kesulitan bernapas atau kehilangan kemampuan motoriknya. “Bahkan untuk memegang sendok atau membuka tutup botol saja tidak bisa,” kata Dr Jose Lopez Araujo menjelaskan.

Para pasien berjalan mondar-mandir dengan elektroda tertancap di tubuhnya, atau dengan sebuah pulse oximeter (alat pemantau denyut nadi dan kadar oksigen dalam darah) terpasang di jarinya.

“Mukzizat saya bisa selamat. Seharusnya saya sudah lewat,” kata Gallardo dengan napas tersengal-sengal, sebuah selang transparan menghubungkan hidungnya dengan sebuah tangki oksigen. Dia baru ini saja kembali dapat berbicara.

“Saya tidak dapat mengatupkan mulut, seorang perawat fisioterapi memasangkan alat peregang agar saya dapat menutup mulut saya. Saya kesulitan untuk berbicara, saya bahkan tidak dapat mendengar suara saya sendiri. Namun kemudian saya mulai dapat mendengarnya dan sekarang saya kembali bisa berbicara,” papar Gallardo perlahan-lahan.

“Ini penyakit yang menyengsarakan,” ujarnya.

Jesus Nogales, 68, dirawat di ruang intensif selama satu bulan.

“Saya tidak sadarkan diri, saya dibius, saya tidak tahu apa yang terjadi. Bagi saya sepertinya dunia itu tidak ada,” kata Nogales kepada AFP.

“Ketika saya keluar dari ruang perawatan intensif, saya merasa seluruh tubuh seperti jeli. Saya sama sekali tidak punya kekuatan. Saya harus belajar berjalan, makan dan menggerakkan anggota tubuh,” jelasnya.

Sama seperti banyak pasien Covid lain, Nogales kehilangan indera penciuman ketika pertama kali terjangkit coronavirus dan mengatakan dirinya ketika itu bisa saja menenggak segelas cairan pemutih tanpa menyadari bahwa itu bukan air minum.

Sekarang di pusat rehabilitasi itu, dibantu oleh ahli dan perawat fisioterapi, Nogales berusaha memulihkan fungsi paru-parunya. “Saya tidak ingin berakhir di kursi roda,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19penyintas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Oman Larang Masuk Orang dari India, Pakistan dan Bangladesh
Tulisan selanjutnya Hasyim Asyari DPR: Kamus Sejarah Indonesia “Hilangkan” KH Hasyim Asy’ari Kok Tetap Beredar dan Sudah Terbit ISBN-nya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?