Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Studi Teranyar: 17 Orang Mati Setiap Hari Karena Rokok

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Juli 2019 13:45 1:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Juli 2019 13:45
Bagikan
[Ilustrasi] Seorang pria merokok di bawah iklan peringatan merokok di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Bagi Anda yang masih merokok, hasil penelitian ini patut menjadi salah satu alasan untuk berhenti mengisap benda beracun itu. Memang, dampak buruk dari rokok sudah sejak lama diketahui.

Teranyar, sebuah penelitian terbaru yang dilakukan Australian National University (ANU) menyebutkan, sedikitnya 17 warga Australia meninggal setiap hari karena menderita penyakit jantung dan sejenisnya yang disebabkan mereka merokok.

Tim peneliti melacak riwayat kesehatan kurang lebih 190 ribu warga Australia baik yang merokok maupun yang tidak merokok serta melihat 36 jenis penyakit jantung dalam kurun waktu tujuh tahun.

“Kami khusus mengkaji dampak merokok terhadap seluruh kemungkinan penyakit yang berhubungan dengan jantung,” ujar Profesor Emily Banks, dikutip dari INI-Net dari ABC, Jumat (05/07/2019).

Baca: Hasil Penelitian PKJS UI: Bantuan Sosial Tunai Dorong Konsumsi Rokok

Penelitian tersebut diklaim menjadi paling mendalam di dunia yang menunjukkan untuk pertama kalinya rokok mempengaruhi seluruh sistem di jantung manusia.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

“Kesimpulannya adalah,” kata Prof Banks, “merokok menyebabkan hampir semua penyakit yang berhubungan dengan jantung.”

Prof Banks mengatakan, kurang lebih 6.400 warga Australia meninggal karena serangan jantung dan stroke yang disebabkan karena merokok.

Ia menyebut, di Australia merokok menyebabkan 11.400 orang harus dirawat di rumah sakit setiap tahunnya karena penyakit berkenaan dengan jantung. Artinya, 31 orang setiap harinya. “Saat ini ada 2,7 juta perokok di Australia.” sebutnya.

Baca: Gerakan Tribun Tanpa Asap Rokok, Jakmania Harap PSSI Mendukung

Ia menjelaskan,  para perokok ini memiliki resiko tiga kali lebih tinggi meninggal karena penyakit berhubungan dengan jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah merokok, dua kali lebih tinggi kemungkinan terkena serangan jantung.

“Bila seeorang perokok mengalami serangan jantung atau stroke, besar kemungkinan itu disebabkan karena dia merokok,” ujarnya.

Resiko terkena penyakit yang berhubungan dengan jantung tersebut pun, lanjutnya, tidak berlaku untuk perokok berat saja, namun juga mereka yang disebut perokok ringan. “Banyak orang yang melihat ringan sebagai tidak berbahaya, sehingga meremehkan dampaknya.”

Padahal dalam penelitiannya, sang profersor melihat bahwa mereka yang hanya merokok lima batang sehari juga beresiko dua kali lipat terkena serangan jantung dibandingkan bukan perokok.

Baca: Tak Hanya Karena Iklan, Mudahnya Beli Rokok Membuat Anak Jadi Perokok

Rachel Teariki di antara orang yang mengalami hal itu. Wanita berusia 40 tahunan ini sudah menjalani operasi pemasangan tiga bilik jantung. Rachel sudah tidak lagi merokok selama beberapa tahun belakangan, namun saat berumur antara 14-21 tahun, dia pernah merokok bahkan pernah sampai merokok 30 batang dalam satu hari.

Oleh karena itu, para pegiat kesehatan di Australia menyarankan agar mereka yang merokok untuk menghentikan kegiatan dan itu akan menurunkan resiko mereka terkena penyakit berhubungan dengan jantung.

Penelitian dari ANU Canberra tersebut telah dipublikasikan di jurnal internasional BMC Medicine.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaAustralian National Universitybahaya rokokKesehatanpenelitianperokokrokok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petugas Haji Tiba di Tanah Suci, ‘Semoga Mabrur Bertugas & Beribadah’
Tulisan selanjutnya Menjaga Rahasia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?