Hidayatullah.com—Solar Impulse, pesawat terbang yang sepenuhnya menggunakan tenaga matahari untuk menjalankan mesinnya, selesai melakukan penerbangan historis antar benua.
Dilansir Euronews, hari Rabu (25/7/2012) pesawat mendapatkan sambutan gegap gempita dari kerumunan orang yang menyaksikannya mendarat di Bandara Payerne di bagian barat Swiss.
Bertrand Piccard, pilot berkebangsaan Swiss yang menerbangkan pesawat itu, melintasi jarak terbang sejauh 6.000 kilometer dari negaranya menuju Spanyol dan Maroko di Benua Afrika, lalu kembali lagi ke Swiss dua bulan kemudian.
Solar Impulse, yang memiliki bentang sayap sama panjang dengan sayap pesawat Boeing 777, menggunakan 12.000 panel surya untuk menjalankan 4 mesin pesawatnya.
Dua tahun lalu Solar Impulse membuat catatan sejarah, saat menjadi pesawat bertenaga surya pertama yang diterbangkan oleh pilot dan terbang siang-malam.
Selama sembilan tahun pengembangannya, Solar Impulse menelan biaya sekitar 90 juta euro.
Setelah sukses dengan penerbangan lintas benua ini, tim pengembang Solar Impulse berencana menerbangkan pesawat dengan model yang lebih canggih untuk melintasi dunia, dalam dua tahun mendatang.
Tujuan pengembangan proyek ini adalah untuk membuat alat transportasi udara jarak jauh yang bebas polusi.*