Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Di Jerman Guru dan Murid Dilarang Kontak di Facebook

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2013 22:07 10:07 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Oktober 2013 22:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara bagian Rhineland-Palatine di Jerman melarang guru dan murid melakukan kontak di Facebook, sebab situs jejaring sosial itu menyimpan data pribadi penggunanya untuk tujuan komersil, kata para pejabat Selasa (22/10/2013).

Para guru dan murid berbincang-bincang di situs tersebut serta dapat mengakses foto dan informasi personal masing-masing, sehingga membahayakan hubungan profesional di antara mereka.

“Semakin banyak, di sekolah-sekolah tertentu, guru dan murid yang membicarakan masalah sekolah di Facebook, dan kami tidak menginginkan hal itu,” kata jurubicara dari kementerian pendidikan di negara bagian tersebut, Wolf-Juergen Karle kepada AFP.

Pembicaraan seperti itu seharusnya dilakukan lewat jaringan online sekolah yang aman, kata Karle.

Selain itu, model bisnis Facebook yang mengumpulkan data personal penggunanya untuk tujuan komersil juga tidak sejalan dengan tujuan pendidikan.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Negara-negara bagian Jerman lainnya sudah ada yang menerapkan larangan kontak guru-murid di media-media sosial, sementara sebagian lain sedang mempertimbangkan untuk melakukan hal serupa.

Negara bagian Saxony pada musim panas tahun ini mengumumkan sedang menggodok regulasinya.

Di Schleswig-Holstein, para guru dilarang merencanakan perjalanan sekolah atau mengumumkan nilai di media sosial, lapor kantor berita Jerman DPA.

Sementara itu di negeri Paman Sam, pada tahun 2011 negara bagian Missouri meloloskan peraturan berisi larangan kontak antara murid dengan guru di Facebook. Tetapi peraturan itu tidak pernah diimplementasikan, sebab diprotes oleh serikat guru lewat pengadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Pembunuh Anggota Al-Ikhwan Mesir Ditahan
Tulisan selanjutnya Janda Muammar Qadhafi Minta Jasad Suaminya Dikembalikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

Berita
30 Oktober 2026 13:10
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?