Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Peneliti Berhasil Modifikasi Seks-Rasio Bibit Nyamuk

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 Juni 2014 12:37 12:37 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 Juni 2014 12:37
Bagikan
Bagikan

BARANGKALI ini kabar baik tentang upaya menurunkan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Para ilmuwan dari Imperial College London telah memodifikasi nyamuk yang menghasilkan sperma hanya berisi bibit nyamuk jantan.

Upaya ini sebagai langkah merintis pendekatan baru memberantas malaria.

Dalam studi tersebut, para ilmuwan telah menguji metode genetik baru yang mendistorsi seks-rasio nyamuk Anopheles gambiae, yang menyebarluarkan parasit malaria. Dari modifikasi ini, nyamuk betina yang menggigit dan meninggalkan penyakit kepada manusia tidak lagi diproduksi.

Dalam tes laboratorium pertama, metode berhasil menciptakan strain nyamuk produktif yang sepenuhnya menghasilkan 95 persen anak nyamuk laki-laki.

Para ilmuwan, sebagaimana dimuat Top News (11/6/2014),  meneliti lima nyamuk hasil rekayasa genetika yang terkurung liar dalam populasi nyamuk.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Empat dari lima kandang dapat menghilangkan seluruh populasi nyamuk pada generasi keenam, karena kurangnya nyamuk betina.

Harapannya, jika ini bisa direplikasi di alam liar, akhirnya akan menyebabkan penurunan populasi nyamuk pembawa malaria.

Ini pertama kalinya para ilmuwan mampu memanipulasi seks-rasio populasi nyamuk. Para peneliti percaya, penelitian akan membuka jalan bagi pendekatan perintisan pengendalian malaria.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengamat: Pemilih Mesti Cermat Membaca Informasi Capres di Media
Tulisan selanjutnya Muslim Filipina Paling Dicari Amerika Telah Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?