Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Hormon Testosteron Pengaruhi Empati

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Februari 2011 13:19 1:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Februari 2011 13:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Memberikan hormon testosteron meskipun dalam jumlah kecil kepada seorang wanita ternyata dapat mengurangi rasa empati yang mereka miliki.

Kesimpulan ini didapatkan setelah sejumlah peneliti dari Belanda dan Inggris melakukan penelitian dengan melibatkan sekitar 16 orang relawan yang bersedia diberikan hormon tersebut.

Temuan yang mereka munculkan dalam jurnal PNAS yang diterbitkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat ini semakin memperkuat teori yang menyebutkan bahwa hormon merupakan faktor penting dalam perkembangan autisme.

Autisme sendiri merupakan gangguan yang tingkatannya bisa beragam dan mempengaruhi kemampuan anak-anak atau dewasa untuk berkomunikasi atau melakukan interaksi sosial.

Kajian terakhir yang dilakukan para peneliti di Universitas Cambridge dan Utrecht menyatakan autisme kemungkinan muncul akibat paparan horman testosteron yang berlebih terhadap bayi ketika mereka memasuki tahapan perkembangan otak.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Saat ini memang Autisme lebih banyak ditemukan pada anak laki-laki ketimbang perempuan. Ini karena perempuan memang lebih sedikit memiliki hormon testosteron.

Penelitian lanjutan

Dalam penelitainan para peneliti dari kedua Universitas itu memberikan hormon testosteron kepada para relawan untuk menguji apakah hormon ini berpengaruh pada wilayah yang berhubungan dengan autisme, kemampuan berempati.

Dalam tes standar untuk menguji kemampuan para relawan dalam ‘membaca pikiran’ berdasarkan karakter wajah biasanya perempuan menunjukan hasil yang lebih baik ketimbang laki-laki.

Namun setelah mereka diberikan hormon testosteron kemampuan para relawan ini ternyata menunjukan penurunan yang cukup signifikan.

Hasil penelitian ini ternyata tidak begitu saja diterima oleh sejumlah peneliti lain, mereka mengatakan temuan ini masih belum menjawab semua pertanyaan tentang kemunculan autisme.

Peneliti Austisme di Universitas Collge London, Profesor Uta Firth mengatakan temuan ini perlu disikapi secara hati-hati.

“Teori Testosteron ini memang menarik tapi itu hanyalah satu dari sekian banyak teori yang menjelaskan kemunculan autisme. Saya berharap penelitian ini bisa dilanjutkan oleh tim lain, apalagi jumlah relawan perempuan yang terlibat dalam penelitian kali ini juga sedikit,” kata Firth.

Sejumlah peneliti lain mengatakan bahwa penelitian ini barulah sebuah kepingan untuk melengkapi sebuah teka-teki yang besar soal autisme. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FBI Selidiki Kejahatan Terselubung Gereja Scientology
Tulisan selanjutnya Bersama Puluhan Ular, WNI Ditahan di Bandara Bangkok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?