Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Menyusui Kurangi Depresi Pasca Melahirkan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2014 20:18 8:18 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 20 Agustus 2014 20:18
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

MENYUSUI dapat mengurangi depresi pasca-melahirkan, kata penelitan yang dilakukan terhadap 14.000 ibu baru.

Di lain pihak, risiko depresi meningkat pada wanita yang berencana menyusui namun tidak mampu melakukannya.

Penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, menyerukan lebih banyak dukungan untuk para wanita yang tidak dapat menyusui.

Satu organisasi amal pengasuhan mengatakan, kesehatan mental merupakan “masalah besar” bagi banyak ibu.

Manfaat menyusui untuk kesehatan bayi sudah jelas dan Badan Kesehatan Dunia merekomendasikan pemberian ASI selama enam bulan pertama.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Namun, sejumlah peneliti di Universitas Cambridge mengatakan, dampak menyusui bagi ibu belum dipahami secara jelas. Satu dari 10 wanita mengalami depresi setelah kelahiran anak mereka.

Para peneliti yang menganalisa sekitar 13.998 kelahiran di Inggris bagian selatan menemukan, risiko depresi berkurang 50% jika para wanita menyusui.

Dr Maria Iacovou, salah seorang peneliti, mengatakan kepada BBC: “Menyusui memiliki pengaruh lain, selain dari dampak perlindungan”.

Namun, dampak jangka panjang depresi setelah persalinan belum dapat diketahui karena sedikitnya jumlah perempuan dalam penelitian ini.

“Kita harus memberitahu para ibu bahwa menyusui banyak manfaatnya, tetapi hal yang perlu kita pikirkan kembali adalah memberikan lebih banyak dukungan kepada kaum ibu yang ingin menyusui namun tidak mampu, serta memastikan ada beberapa petugas kesehatan yang membantu para wanita ini,” tambah Dr. Iacovou.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU Adakan Munas dan Konbes di Ponpes Al Hikam
Tulisan selanjutnya Seruan AROC untuk untuk Gaza dan Ferguson

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?