Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Perokok Pria Terbanyak Terkena Kanker Akibat Hilangnya Kromosom Y

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 5 Desember 2014 21:08 9:08 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 5 Desember 2014 21:08
Bagikan
Bagikan

PEROKOK laki-laki diperkirakan lebih dari tiga kali dibandingkan pria non-merokok dalam kehilangan kromosom Y. Demikian menurut penelitian, yang kemudian dapat menjelaskan mengapa pria lebih banyak terjangkit dan meninggal akibat kanker dibandingkan dengan wanita.

Dalam penelitian yang dimuat di jurnal Science, para peneliti di Universitas Uppsala Swedia menemukan bahwa kromosom Y, yang mempengaruhi produksi sperma dan penentuan jenis kelamin, lebih sering menghilang dari sel-sel darah para perokok dibandingkan pria yang tidak pernah merokok atau orang-orang yang telah menghentikan kebiasaan merokok.

Hanya pria yang memiliki kromosom Y. Itu sebabnya merokok memberikan faktor risiko lebih besar untuk kanker di kalangan laki-laki daripada perempuan.

“Ada korelasi antara faktor risiko dan tidak bagi orang yang merokok, yang terbanyak berupa mutasi pada diri manusia, yakni hilangnya kromosom Y,” kata Jan Dumanski, profesor di Uppsala yang melakukan studi ini, dilansir The Malaysian Insider, Jumat (5/12/2014).

“Ini … mungkin yang dapat menjelaskan, mengapa pria pada umumnya memiliki rentang hidup lebih pendek dibanding wanita, dan mengapa merokok lebih berbahaya bagi laki-laki.”

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Di samping dimungkinkan terkena kanker paru-paru akibat merokok –ini yang paling fatal–, merokok juga dikenal sebagai faktor risiko utama untuk berbagai penyakit serius. Merokok menjadi penyebab kematian dini di dunia akibat kondisi kronis seperti penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Data epidemiologi menunjukkan, perokok laki-laki memiliki risiko lebih tinggi terkena berbagai bentuk kanker daripada wanita yang merokok.

Tim peneliti ini menganalisa data lebih dari 6.000 laki-laki, dengan mempertimbangkan usia, kebiasaan olahraga, kadar kolesterol, status pendidikan, konsumsi alkohol, dan banyak faktor kesehatan dan perilaku lainnya.

Mereka menemukan pada perokok, hilangnya kromosom Y tergantung pada ‘dosis merokoknya’. Dengan kata lain, orang-orang merokok kehilangan lebih banyak, dan orang yang kemudian berhenti merokok, dimungkinkan kromosom Y pulih kembali.

Lars Forsberg, yang juga terlibat pada studi ini, mengatakan, gangguan kromosom Y akibat merokok dimungkinkan untuk pulih.

“Penemuan ini bisa sangat persuasif guna memotivasi perokok untuk berhenti,” katanya.

Sementara itu para ilmuwan lainnya tidak yakin kehilangan kromosom Y dalam sel darah terkait dengan perkembangan kanker, meskipun ada kemungkinan sel-sel kekebalan dalam darah yang mengalami kehilangan kromosom Y menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk melawan sel-sel kanker.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Azhar Himbau Orang Kristen Tidak Meninggalkan Timur Tengah
Tulisan selanjutnya Majelis Tafsir Al Jalalain di “Masjid Pemberontak”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?