Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

Facebook Gunakan Veteran Kelompok Intel Zionis untuk Memata-matai Pengguna

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 18 Desember 2020 19:08 7:08 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 18 Desember 2020 19:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dari Amerika Serikat hingga Australia, raksasa media sosial Facebook dikecam dan digugat karena penggunaannya untuk memata-matai pengguna untuk menggagalkan persaingan, lapor TRT World.  Raksasa media sosial Facebook telah mengerahkan perusahaan ‘Israel’ Onavo untuk memata-matai pengguna dengan tujuan menghancurkan persaingan dan mengumpulkan data pengguna.

Menurut surat kabar Yahudi Haaretz, skandal tersebut, yang telah menarik gugatan di AS, melibatkan veteran kelompok intel siber ‘Israel’, Unit 820, yang mendirikan Onavo pada 2010. Facebook membeli Onavo pada 2013.

Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menantang raksasa media sosial itu dengan mengajukan gugatan terhadap Onavo dan mengklaim bahwa perusahaan ‘Israel’ adalah kunci upaya Facebook untuk menggagalkan pesaingnya.  FTC menyebut Onavo sebagai “perusahaan pengawasan pengguna”, mengklaim bahwa Facebook menggunakan perusahaan tersebut untuk mengumpulkan informasi tentang media sosial saingan dengan tujuan untuk menentukan mana yang menimbulkan ancaman bagi bisnis mereka dalam jangka panjang dan untuk melemahkan mereka sebelum mereka menjadi terlalu berpengaruh .

Setelah insiden tersebut, kekhawatiran memuncak dan pertanyaan muncul tentang keamanan online dan cara pengumpulan data yang tidak diatur.  Pada tahun 2008, Apple menghapus aplikasi Onavo Protect dari toko aplikasi online-nya yang dimaksudkan untuk menyediakan “koneksi aman” bagi orang-orang saat menggunakan Facebook.

Apple menemukan pelanggaran Onavo atas kebijakan privasinya dengan mengumpulkan informasi tentang pengguna iPhone dan penggunaan online mereka atas aplikasi yang bukan milik Facebook. Juga pada 2018, parlemen Inggris mengungkapkan dokumen internal tentang Facebook yang menunjukkan bahwa perusahaan sedang memantau pengguna untuk mempelajari cara menangani calon pesaingnya.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

200 halaman dokumen yang diungkap oleh parlemen Inggris termasuk percakapan email antara tahun 2012 dan 2015 di mana para pejabat Facebook mendiskusikan bagaimana menjaga kemampuan Onavo untuk mengumpulkan informasi tentang pengguna aplikasi yang tidak curiga.  Laporan surat kabar  Haaretz juga mengungkapkan bahwa pemilik Onavo adalah veteran intel Pasukan Pertahanan Israel, Unit 8200.

Menurut Financial Times, Unit 8200 adalah “inkubator berteknologi tinggi yang melatih beberapa orang muda terpintar ‘Israel’, yang secara efektif mengecualikan minoritas Arab. Hanya  20 persen populasi warga Arab asli di ‘Israel’, begitu sedikit dari mereka melakukan dinas militer, sementara hal ini wajib bagi orang Yahudi.

Unit 8200 adalah agen mata-mata teknologi tinggi legendaris militer Zionis yang dianggap oleh analis intelijen yang diklaim cukup tangguh di dunia. Uni ini setara dengan Badan Keamanan Nasional Amerika dan unit militer tunggal terbesar di Angkatan Pertahanan ‘Israel’.

Laporan di Financial Times mengatakan bahwa kemampuan unit ini bisa  “mengintip warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan ‘Israel’ di Tepi Barat atau blokade laut dan udara di Jalur Gaza.”  Dalam laporannya, surat kabar tersebut mengutip sumber-sumber ‘Israel’ yang mengatakan bahwa anggota Unit 8200 menggunakan “taktik mata-mata yang memaksa” pada orang-orang Palestina yang tidak bersalah, untuk mengumpulkan informasi seksual, keuangan, atau informasi lainnya yang memalukan.

Selain itu, baru-baru ini, beberapa laporan lain muncul yang menunjukkan bahwa Australia juga menggugat Facebook karena penggunaan Onavo pada 2016 dan 2017 untuk memata-matai pengguna untuk urusan komersial.  “Melalui Onavo Protect, Facebook mengumpulkan dan menggunakan data aktivitas pribadi yang sangat rinci dan berharga dari ribuan konsumen Australia untuk tujuan komersialnya sendiri, yang kami yakini sangat bertentangan dengan janji perlindungan, kerahasiaan, dan privasi yang menjadi inti promosi Facebook dari aplikasi ini,” kata ketua Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) Rod Sims dikutip  surat kabar TechCrunch.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:facebookintelmata-mataUnit 820Zionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gadget dan Menyusui
Tulisan selanjutnya Parlemen Prancis Setuju Kembalikan Artefak Bersejarah Hasil Curian kepada Benin dan Senegal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?