Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Memberi Dahulu, Menerima Kemudian

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 24 April 2020 16:58 4:58 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 24 April 2020 16:58
Bagikan
Doa berbuka puasa: Seorang anak Muslim yang tinggal di Jepang sedang memulai iftar (makanan untuk berbuka puasa) di Masjid Camii Tokyo
Bagikan

Hidayatullah.com | KENANGAN yang masih bergelayut dari salah satu keluarga terlihat begitu sibuk mempersiapkan jamuan tatkala ada yang bertamu walau ala kadarnya tetapi yang mengkonsumsi sangat menikmatinya, dengan kehidupan sederhana selalu nampak kebahagiaan dari wajahnya melalui senyuman. Tidak hanya itu, saat berkunjung ke rumah saudara-saudaranya senantiasa memberikan lembaran rupiah kepada keponakan atau cucu-cucunya meskipun dengan nilai angka-angka yang terbilang sedikit.

Suatu waktu, pada masa anak sekolahan terkadang bersamanya, setiap kali apa yang diinginkan untuk ngemil begitu cepat terkabul, selalu ada rasa ketercukupan dalam pemenuhan keinginan. Saya pun merasakan perbedaan ketika melihat seseorang secara materi memiliki lebih tetapi mengeluhnya pun tidak pernah usai.

Pada kesempatan yang lain, mencoba menanyakan apa yang menjadi motivasi baginya untuk selalu berbagi. Rahasianya, sesungguhnya mereka menanamka pada diri dengan penuh keyakinan bahwa apa yang diberikan akan ada gantinya, walaupun belum tahu sepenuhnya dari arah yang tidak disangka-sangka. Burupaya berbagi saat lapang maupun sempit, walau kelapangan materi secara angka-angka hanya kadang-kadang. Sehingga saat mendapatkan rejeki tidak lupa berbagi. Alhamdulillah, Allah selalu menggantikan dalam waktu yang tidak lama.

Seringkali orang yang memiliki kelapangan dan materi berlebih menjadi inspirasi baginya, apalagi saat mereka mengeluh dengan kondisinya, sehingga mengembalikan kepada diri dengan keadaan pas-pasan kemudian akan berkeluh kesah tanpa resah. Sehingga berupaya menahan diri dari meminta-minta apalagi menceritakan pada orang lain.

Suatu ketika, bahan makanan pun sudah tidak ada sama sekali di rumah, dan lembaran rupiah pun habis, waktu maghrib pun tiba, sang suami sudah ingin beranjak untuk mencari pinjaman ke tetangga, namun sang istri masih menahannya mencoba bersabar. Wirid malam setelah Isya pun dilantunkan, tiba-tiba terdengar suara ketukan dibalik pintu. Masya Allah, salah seorang kakak datang tanpa pemberitahuan, serta membawa beras dan kebutuhan dapur lainnya. Allah selalu memudahkan jalan rejeki kami dan pertolongan-Nya selalu datang menyapa dikala membutuhkan.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Salah satu poin penting yang sangat menginspirasi adalah berupaya untuk selalu memberi walau terlihat kondisi materi keluarga sangat minim, tetapi ada rasa ketercukupan dan kelapangan hati dalam menjalani hidup. Ada perbedaan rasa saat menahan sesuatu padahal ada kesempatan untuk membagikannya. Ketika berbagi apa yang dimiliki, secara pribadi telah berkali-kali merasakan akan tergantikan cepat atau lambat dengan jumlah yang sama atau bahkan lebih banyak dari apa yang diberikan.

Teringat saat itu, salah seorang santri ke rumah meminjam tempat dan dua buah sendok, untuk menempati dan menikmati hasil panen kelapa muda. Keesokan harinya, ia pun mengembalikannya, namun minus satu sendok, dia meminta maaf. “wah berarti harus diganti 10 kali lipat itu.” candaku yang saat itu sedang menyapu halaman rumah.

Alhamdulillah alaa kulli haal, malam hari ada paket yang datang dari keluarga, setelah dibuka ternyata ada satu lusin sendok, dan satu lusin garpu. Masya Allah, sungguh benar akan janji Allah Subhana wa Ta’ala, dari apa yang telah diwahukan-Nya. Ayat ini selalu menjadi inspirasi bahwa berbagi tidak akan pernah rugi.

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, seperti (orang yang menanam) sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai dan tiap-tiap tangkai terdapat seratus biji dan Allah melipat gandakan (balasan) kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (anugrah-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS: Al-Baqarah: 261)

Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa perumpamaan ini lebih menyentuh jiwa daripada penyebutan bilangan 700 kali lipat, karena perumpamaan tersebut mengandung isyarat bahwa pahala amal shalih itu dikembangkan oleh Allah bagi para pelakunya, sebagaimana tumbuh-tumbuhan, tumbuh subur bagi orang yang menanamnya di tanah yang subur.

Berinfak dalam keadaan lapang maupun sempit adalah salah satu ciri bagi orang yang bertakwa, sebagaiman firman Allah dalm Q.S. Ali Imran ayat 133-134, yang artinya: “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”

Meningkatkan Amalan

Ramadhan menjadi kesempatan besar untuk lebih mempersiapkan diri untuk meningkatkan amalan-amalan terbaik, salah satunya adalah lebih giat lagi untuk berbagi kebaikan. Sebagaimana Rasulullah ﷺ. Bahwa sebaik-baik kedermawanan beliau terjadi pada saat bulan Ramadhan.

Dari Ibnu Abbas ra., dia berkata: ”Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan dengan kebaikan, dan sebaik-baik kedermawanan beliau terjadi pada saat bulan Ramadhan manakala Jibril menemuinya. Dan Jibril biasa menemuinya pada tiap malam dari bulan Ramadhan, lalu mengajarkannya al-Qur’an. Maka (sungguh) Rasulullah ﷺ ketika ditemui oleh Jibril adalah orang yang lebih dermawan daripada angin yang berhembus.” (Muttafaq Alaih)

Semoga kita senantiasa tergolong orang-orang yang bertakwa, pribadi yang memiliki karakter senang memberi tanpa pamrih, memberi di waktu lapang maupun sempit, sebab Allah memiliki banyak cara untuk mendatangkan gantinya dari arah yang yang tidak disangka-sangka, namun apabila bukan di dunia maka kelak di akhirat.

Ramadhan akan menjadi tanah tersubur untuk menabur benih-benih kebaikan, semoga kelak kita bisa memanen dengan hasil yang melimpah ruah. Biarkan tangan-tangan kita tergerak dan digerakkan oleh-nya untuk selalu berbagi insya Allah tidak akan pernah rugi.*/Sahlah al-Ghumaishaa’

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:memberimenerimaPuasaRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti AS: Virus Covid Tak Bertahan Lama dengan Suhu Panas
Tulisan selanjutnya Raih Keberkahan dengan Sahur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?