Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Menangis itu Sehat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Desember 2020 06:32 6:32 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Desember 2020 06:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | MENGAPA bayi selalu dan sering menangis? Lantas kenapa tangisan bayi itu diperlukan?

Menangis merupakan bahasa pertama yang dimiliki bayi. Dengan menangis, sebenarnrya ia mengekspresikan yang mereka inginkan maupun rasakan. Selain itu, air mata yang dikeluarkan saat menangis mengandung hormon stres kortisol dan bermanfaat untuk menurunkn tekanan darah.

Deborah MacNamara, Ph.D, seorang konselor parenting dilansir Parents, mengatakan, menangis bukan menunjukkan emosi rasa sakit, tapi justru sebaliknya agar ia tidak terluka. Lantas, mengapa menangis sangat baik untuk bayi?

Berikut manfaat menangis untuk bayi  sebagaimana dikutip dari Parenting Firstcry;

  1. Membuat paru-paru lebih sehat

Tangisan pertama bayi ternyata memiliki manfaat, lho. Salah satunya adalah bisa membuka paru-parunya untuk menghirup dan membantunya bernafas pertama kali.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha
  1. Komunikasi dengan ibu

Setelah tangisan pertamanya, bayi cenderung akan menangis sekitar 3 jam setiap harinya, selama beberapa bulan pertama kehidupannya. Ini adalah satu-satunya cara ia berkomunikasi dengan Anda. Seiring berjalannya waktu, kita pun bisa membedakan jenis tangisan bayi.

Bayi biasanya menangis karena ia menginginkan makanan, kenyamanan seperti ingin diganti popoknya, ingin kehangatan, atau menunjukkan adanya rasa sakit yang ia alami.

  1. Kesejahteraan psikologis

Ketika seorang bayi yang menangis ditenangkan dan dipeluk ibunya, ia mengirimkan sinyal keselamatan dan keamanan. Meski begitu, Anda bisa menenangkannya nanti, sebab bayi tetap butuh menangis untuk mendapatkan perhatian Anda.

  1. Peregangan otot

Ketika bayi menangis, otot lengan, punggung, dan wajah bekerja untuk mengeluarkan air mata. Hal ini menunjukkan bahwa si kecil sedang meregangkan otot-otot di wajahnya.

  1. Menghilangkan stres

Menangis membantu mengurangi beban emosional pada bayi. Jika si kecil menangis, kemungkian ia menginginkan perhatian Anda. Jadi ketika bayi menangis, ajaklah berbicara sehingga ia mengerti bahwa Anda sedang mengajaknya berkomunikasi.

Meski membiarkan bayi menangis banyak manfaatnya, tapi pastikan Anda tahu waktu harus menghentikan tangisannya. New Kids Center melansir, bila anak dibiarkan menangis, maka itu bisa mengubah otaknya. Selain itu, bisa berujung pada perubahan emosional dan gangguan kesehatan mental di kemudian hari.

Ibnu Qayyim al Jauziyah dalam bukunya berjud Kunci Kebahagiaan, menyatakan tentang tangisa bayi atau anak kecil dengan mengambil pendapat para tabib  bahwa di otak anak bayi ada kelembaban yang senandainya berdiam disana akan berakibat fatal. Tangisan mereka mengalirkannya keluar dari otak sehingga otak jadi kuat dan sehat. Juga, tangisan itu melebarkan saluran pernafasannya, membuka dan memperkuat urat syaraf.

Selain itu, Ibnu Qoyyim menyebutkan hikmah yang terkandung dalam tangisan yang sebabnya adalah adanya arasa sakit sedang kamu tidak mengetahuinya dan hampir tidak terdetik di dalam benakmu, maka demikian pula sakitnya anak-anak.

Memperlakukan Bayi

Ada beberapa sunnah yang sangat dianjurkan dilakukan oleh Rasulullah ﷺ saat menyambut kehadiran anak. Di antaranya memberikan kabar gembira terkait kelahiran tersebut.

Selanjutnya, kepada bayi yang baru lahir dianjurkan untuk memperdengarkan adzan. Hal ini disebut dalam salah satu hadist, “Barangsiapa yang melahirkan seorang anak, lalu mengumandangkan adzan pada telinga kirinya, maka dia tidak akan dicelakakan oleh Ummu Shibyan.” Dengan memperdengarkan lantunan suara adzan diharap dapat menanamkan benih keimanan dalam hati bayi sejak kecil.

Ketika buah hati telah lahir, seorang ayah hendaknya mentahnik si bayi dengan buah kurma. Tahnik adalah mengunyah kurma sampai hancur lalu kurma tersebut diletakkan pada langit-langit mulut sang bayi. Dalam hadist riwayat Al-Bukhari disebut dari Abi Musa, “Anakku telah lahir lalu aku membawanya kepada Rasulllah. Kemudian beliau menamakannya Ibrahim dan mentahnik mulutnya dengan sebutir kurma, lalu mendoakannya agar mendapat barakah, kemudian mengembalikannya kepadaku.”

Mentahnik bayi dengan kurma dapat memperkuat otot-otot mulut bayi sehingga bayi akan kuat menyusu dan ASI menjadi lancar dan berlimpah. Selanjutnya orangtua hendaknya memberikan nama yang baik yang menjadi doa dan identitas bagi si anak hingga ia dewasa. Penting bagi orangtua untuk memberikan nama dengan memperhatikan makna yang ada.

Selain mentahnik, Islam menganjurkan memberi nama-nama indah bayi dan anak-anak, seperti nama orang sholeh, melaksanakan aqiqah dan mencukur rambut bayi.

Selain ruh, Islam menghargai hak tubuh manusia. Sebagaimana pula bayi, kehadirannya  dengan suara tangisan tersebut adalah hak-haknya. Janganlah membiarkan begitu saja bayi dan anak-anak menghabiskan waktunya hingga dewasa. Jadikanlah bahwa bayi dan anak-anak ini sebagai generasi pengubah peradaban dunia.*/Akbar Muzakki

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakbalitabayimenangis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejarah Islam Madrid yang Tersembunyi Akhirnya Terungkap
Tulisan selanjutnya Video GMKI Soal Papua Ini Mengkhawatirkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?