Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Doa Awal Tahun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Januari 2016 10:16 10:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Januari 2016 10:16
Bagikan
Bagikan

AWAL tahun baru 2106 sudah berlalu beberapa waktu. Masih seperti dahulu, umat Islam melewati masa pergantian tahun Masehi itu dengan berragam cara. Ada yang menyeberanginya dengan jembatan ketaatan di malam hari, namun tak sedikit pula yang tenggelam dalam keburukan dan kemaksiatan.

Uniknya, meski berbeda cara tetap saja semua manusia punya harapan yang sama. Sejak awal, mereka berharap semoga tahun 2016 ini bisa lebih baik daripada tahun sebelumnya.

Bagi orang beriman, berbuat amalan yang terbaik dan berubah menjadi lebih baik adalah sebuah keniscayaan iman yang tertancap di dada. Sebab iman yang benar akan menggerakkan seorang Muslim untuk tak pernah henti berilmu dan beramal dalam kehidupan. Oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala (Swt), mereka bahkan dimotivasi untuk saling berlomba dalam mengerjakan setiap kebaikan. Allah berfirman, “Maka berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan” (QS. Al-baqarah [2]: 148).

Kepada para sahabat, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (Saw) pernah mengajarkan sebuah doa yang kiranya permohonan itu bisa mencakup seluruh apa yang dihajatkan oleh manusia saat ini. Sebab ia tak hanya meminta kebaikan hidup di dunia, tapi juga memohon keselamatan hidup di Akhirat kelak. Setidaknya doa ini layak dimunajatkan setiap waktu sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah.

Dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu (Ra), Nabi bersabda:

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

“Ya Allah, perbaikilah urusan agamaku yang meurupakan penjaga keselamatan urusanku, perbakilah untukku urusan duniaku yang di dalamnya terdapat mata pencaharianku, dan perbaikilah untukku urusan akhiratku yang akan menjadi tempat kembalilku. Jadikanlah hidup ini sebagai tambahan bagiku dalam setiap kebaikan, dan jadikanlah kematian sebagai pemutus dari setiap keburukan.” (HR. Muslim).

Pertama:  doa agar agamanya diperbaiki

Sebagai pondasi kehidupan, urusan agama hendaknya menjadi fokus dan prioriras pertama dalam setiap urusan. Termasuk ketika memohon kebaikan kepada Allah. Lalai terhadap kewajiban agama adalah alamat rusaknya seluruh kehidupan manusia, dunia dan akhirat. Olehnya dalam menyongsong kehidupan baru dalam suasana tahun baru ini, hendaknya urusan agama menjadi program sekaligus evaluasi pertama seorang Muslim.

Tak heran, Nabi hingga menempatkan doa tersebut sebagai ranking pertama dalam munajatnya kepada Allah. Yaitu meminta kepada Allah agar memperbaiki urusan agama ini. Sebab hanya dengan hidayah dan pertolongan Allah, seorang hamba bisa istiqamah dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah.

Kedua: doa agar dunianya diperbaiki

Sebagai agama yang sempurna, Islam tak hanya bicara akhirat melulu dan melupakan urusan dunia. Untuk itu, Nabi tetap menuntun umatnya agar tetap memperhatikan kehidupan dunia. Mulai dari urusan rezeki yang halal dan tahyyib, istri shalehah, anak-anak yang bisa menjadi qurratu a’yun, hingga tempat tinggal dan kendaraan. Semua itu disebut sebagai kecendrungan manusia yang fitrawi.

Bedanya, orang beriman menjadikan hal tersebut sebagai ladang amal untuk memperoleh pahala melipat dan balasan yang lebih baik di hari Akhirat kelak. Mereka menikmati dunia tapi tidak sampai melenakan dan melalaikan diri dari rambu-rambu agama. Sebaliknya, orang-orang kafir menjadikan kesenangan dunia sebagai tujuan akhir dari kehidupan mereka.

Ketiga: doa agar akhiratnya diperbaiki

Hidayah dan rahmat Allah adalah kunci utama kehidupan manusia. Dengan keduanya, manusia bisa membuka kebaikan apa saja sekaligus terhindar dari keburukan yang ada. Termasuk dalam munajat tersebut adalah istiqamah dalam ketaatan, husnul khatimah dalam kematian, dan mendapatkan rahmat serta ampunan agar terbebas dari ancaman siksa api neraka kelak.

Keempat: doa agar bertambah kebaikan dalam kehidupan

Panjang umur menjadi salah satu impian kebanyakan manusia. Setidaknya itu tergambar dari ungkapan sebagian yang berkata “semoga panjang umur selalu” kepada orang lain. Dalam Islam, selain dipanjangkan usia, hal yang lebih pokok untuk diminta sebenarnya adalah keberkahan usia. Suatu ketika Nabi ditanya, siapa orang yang paling baik? Nabi menjawab:

مَنْ طَالَ عُمْرُهُ، وَحَسُنَ عَمَلُهُ

“Siapa yang panjang umurnya dan bagus amalnya.” (HR. Ahmad)

Kelima: doa agar terhindar dari keburukan dengan kematian

Kematian adalah pemutus segalanya dalam kehidupan manusia di dunia. Bagi orang beruntung maka yang terputus itu adalah keburukan dan segala fitnah serta gundah gulana kehidupan dunia. Sedang kebaikannya tetap mengalir mengiringi perjalanannya menuju Rabb, Sang Pencipta. Nabi bersabda:

الْعَبْدُ الْمُؤْمِنُ يَسْتَرِيحُ مِنْ نَصَبِ الدُّنْيَا وَأَذَاهَا إِلَى رَحْمَةِ اللَّهِ ، وَالْعَبْدُ الْفَاجِرُ يَسْتَرِيحُ مِنْهُ الْعِبَادُ وَالْبِلاَدُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ

“Seorang hamba yang mukmin beristirahat dari keletihan dunia dan kesusahannya, kembali kepada rahmat Allah. Sedangkan hamba yang jahat, para hamba, negeri, pohon dan binatang beristirahat (merasa aman dan tenang) darinya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).*/Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:awal Tahundoaduniamata pencahariantahun baruumur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seperti Apa Kelas Anak Kita? [2]
Tulisan selanjutnya Bukan Teroris, Penabrak Tentara Prancis Ingin Mati Dibunuh Tentara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?