Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Meminang Surga

Seperti Apa Kelas Anak Kita? [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Januari 2016 10:04 10:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Januari 2016 10:04
Bagikan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

 

  1. Retreatism (Menarik Diri): Tidak Punya Perhatian – Tidak Ada Komitmen

Siswa tidak tertarik sama sekali untuk mengerjakan tugas-tugas, tidak pula berminat memenuhi apa yang diharapkan sekolah darinya, tetapi siswa tidak berusaha untuk mengganggu teman-temannya yang sedang mengerjakan tugas, tidak pula ia melakukan kegiatan-kegiatan lain sebagai pengganti keengganannya mengerjakan tugas. Siswa “hanya” bersifat pasif, tidak berpartisipasi dalam kegiatan belajar, dan mempelajari sangat sedikit atau bahkan tidak mempelajari apa pun dari beragam tugas maupun kegiatan yang diberikan oleh guru.

Baca Juga

teman
Membebaskan Anak dari Label Negatif
Lembut Itu Tak Berkata Kasar
Diistimewakan Allah Bersebab Niat Jujur Orangtua
Tanpa Ta`dib dan Pendidikan Adab, Boarding School Ibarat Rumah Kost Belaka
Kreatif Tanpa Musik
  1. Rebellion (Pembangkangan): Tidak Ada Perhatian – Tidak Ada Komitmen

Siswa menolak mengerjakan tugas-tugas, tidak mau menuntaskan pekerjaan, melakukan tindakan-tindakan mengganggu orang lain termasuk kawan-kawannya di kelas, atau melakukan hal-hal yang ia sukai (padahal seharusnya ia melakukan tugas lain). Ia melakukan apa yang disukai tersebut sebagai ganti kegiatan yang seharusnya.

Siswa mengembangkan perilaku yang buruk, sikap tercela dan tindakan-tindakan yang merugikan terhadap pendidikan formal, kegiatan belajar maupun tugas-tugas lain dari guru maupun sekolah secara keseluruhan.

Jika sebuah kelas berisi siswa yang sebagian besar, boleh jadi 75 atau 80 persen siswa yang memiliki keterlibatan penuh dalam kegiatan pembelajaran, kemudian sebagian berikutnya siswa yang berkepatuhan strategis, dan hanya sedikit sekali siswa dengan kepatuhan ritual serta hanya satu atau dua yang cenderung menarik diri, maka kelas semacam ini telah dapat dikatakan sebagai kelas yang sangat menggugah (The Highly Engaged Classroom). Ini merupakan kelas yang sangat bagus. Memang ada yang menarik diri atau mau mengerjakan tugas sekedar menghindari konsekuensi negatif, tetapi jumlahnya sangat sedikit.

Adapun yang disebut sebagai kelas yang dikelola dengan sangat baik (well managed classroom) adalah kelas yang komposisi siswa dengan keterlibatan tinggi maupun yang memiliki kepatuhan strategis, cukup mendominasi secara berimbang; masing-masing berkisar 40%. Selebihnya siswa yang mempunyai kepatuhan ritual serta yang menarik diri, jumlahnya berimbang, berkisar masing-masing 10%.

Yang mengerikan adalah kelas sakit yang bersifat patologis (The Pathological Classroom). Jumlah siswa yang memiliki kepatuhan strategis, kepatuhan ritual, menarik diri serta yang membangkang berimbang. Boleh jadi masing-masing sekitar 20-25 persen. Sementara siswa yang memiliki keterlibatan penuh dalam belajar jumlahnya sangat sedikit atau hampir tidak ada. Lebih parah lagi jika jumlah siswa yang membangkang maupun menarik diri lebih dominan. Ini merupakan mimpi yang sangat buruk.*

Mohammad Fauzil Adhim adalah penulis buku-buku parenting

Twitter @kuping

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:guruKelasmengajarmuridpelajarsiswa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jahiliah
Tulisan selanjutnya Doa Awal Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

perjuangan
Meminang Surga

Matinya Perjuangan

17 Januari 2022 14:00
Meminang Surga

Lembut Itu Ada Takarannya

30 November 2021 15:00
Za'faran Herbal
Meminang Surga

Tiap Obat Ada Dosisnya ⁣

8 Oktober 2021 07:33
Jepang, Negeri Yang menua
Meminang Surga

Keengganan Mengurusi Anak Dan Masa Depan Demografis Jepang. ⁣⁣

13 September 2021 17:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?