Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Jika Semua Tak Kita Keluhkan…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2021 08:52 8:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Agustus 2021 08:00
Bagikan
Warga Palestina yang cacat yang kehilangan kakinya oleh pasukan Israel saat bentrokan di perbatasan Gaza-Israel, ambil bagian dalam pelatihan Sepak Bola, di Klub Palestina di kota Gaza pada 6 Juli 2020
Bagikan

Hidayatullah.com | HIDUP selalu ada pasangan pada setiap momen atau peristiwa. Tak cuma pada diri kita, bahkan pada alam disekitar, ada hujan dan panas, ada tumbuhan yang mekar dan layu, kucing kecil yang lucu berlarian kini sudah tumbuh besar mencari pasangan.

Ini tak patut cuma sekedar kita maknai sebagai fenomena alam, sebagai Muslim, hendaknya kesemuanya itu harus makin mempertebal keyakinan akan kemahakuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

سُبْحٰنَ الَّذِيْ خَلَقَ الْاَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنْۢبِتُ الْاَرْضُ وَمِنْ اَنْفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُوْنَ

“Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (Qur’an, Surat Yasiin:36)

Inilah Sunnatullah, sebagaimana janji-NYA, bahwa semua akan dipergilirkan, dan DIA melakukan semua itu atas murni kehendak-NYA. Sejatinya pengalaman berbeda pada apa-apa yang kita alami, niscaya akan berdampak pada ketahanan mental spiritual kita, seperti Allah sudah mengisaratkan dalam Al-Qur’aan, yaitu kita tidak terlalu gembira atas apapun yang kita raih dan bersedih atas apa yang luput.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Namun khilaf sering menyergap, ketika sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi, lazim sebagai musibah kita mengistilahkannya, lantas kita mengeluh berkepanjangan.  Padahal Sabar lah yang justru akan menjadi Penolong kita, semua berawal dan berakhir atas kehendak-NYA, bahkan mungkin kebaikan itu justru pada sesuatu yang tidak kita sukai.

Kita sering lebih mampu menyadari ketika kehendak-NYA terjadi pada orang lain, misalnya terucap dari diri ketika mendengar si Fulan wafat, lalu kita bergumam:”Ya.. dia sudah lama sakit.”

Atau ketika mendengar seorang teman mengalami musibah. kita berceletuk:”Dia sering ceroboh dan tidak hati-hati.”

Dengan lebih bijak kita sesekali berujar:”Itu sudah Qadarullah, dan tertulis disisi-NYA!”

Seandainya, hal yang sama mampu kita cerna dan sadari ketika terjadi pada diri sendiri, tak perlu kita keluh kesahkan, sebab mengeluh tak pernah menjadi solusi, bahkan cenderung membuat kita mencari siapa atau apa yang harus kita persalahkan.

Alih-alih berpikir tenang, introspeksi dan berpikir runut mengapa harus dialami, apa yang tak semestinya kulakukan atau selayaknya dilakukan, kadang kita mempersalahkan Si Fulan yang menyarankan ini itu, atau bahkan hujan dan suasana disekitar.

Saat ini jarak fenomena yang dipersepsikan sebagai musibah makin membayang di pelupuk mata, misalnya sakit, ajal, ketakutan, kehilangan mata pencaharian, kebingungan dalam memutuskan sesuatu, ketidaktahuan tentang apa yang terjadi.. dan banyak lagi, yang itu semua cuma punya arti satu, yaitu ketakberberdayaan kita.

Jika satu persatu hal tersebut di atas, taruhlah tidak semua, satu saja yang kita alami dan lalu kita mengeluh dan berkeluh kesah, bukankah bisa seharian suntuk kita kehilangan kemampuan untuk berpikir sehat?

Padahal yang sudah terjadi tak akan pernah mampu kita mengubahnya, tetapi kita selalu punya peluang untuk mengubah yang belum dan akan terjadi.   Tentu.. kita tidak memulainya dengan keluh kesah, atau  jika pun kita mesti mengadu. maka mengadulah pada, Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Katakanlah: “Inna Lillahi wa inna ilaihi raji’un”, lalu bersabar dengan tetap bermohon pada Allah akan anugerah sabar dan pertolongan untuk mengambil pelajaran dan menangguk hikmah.

Mengapa? Sebab dengan ini kita tak cuma mampu menyadari kelemahan diri, bahkan kita tau persis selalu ada peluang dan khabar gembira yang dijanjikan-NYA bagi yang bersabar.

Bahkan, kita mampu berbagi pengalaman dan meluaskan kesabaran bagi keluarga dan sahabat.* / Hamid Abud Attamimi, Aktivis Dakwah dan Pendidikan, tinggal di Cirebon

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kajian islammusibahoase imanQadarullahsunnatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya memahami kelemahan suami Memahami Kekurangan Suami
Tulisan selanjutnya Wakaf Sejuta Al-Quran Di Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Mimbar

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin

Mimbar
3 Juli 2026 11:27
Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha
30 Tahun Menyalahgunakan Kekuasaan Pejabat China Diganjar Hukuman Mati
Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU

Terbaru

  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
  • Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
  • Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional
  • Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump
  • Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
  • Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
  • Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?