Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Kisah Kaum Merah Pemecah Belah: Aksi Balik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 September 2020 10:51 10:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 September 2020 10:51
Bagikan
Partai Komunis Indonesia PKI
Bagikan

Lanjutan dari tulisan KEDUA

 

Hidayatullah.com | KONFLIK dan polarisasi di tengah masyarakat semakin kuat. Namun cukup sulit untuk membedakan mana yang komunis ideologis pendukung PKI dan mana yang pendukung militan Soekarno.

Pernyataan Soekarno dan PKI seiring seirama. PKI selalu melebur dalam derap langkah Soekarno, meski hal itu berarti mengorbankan doktrin komunis itu sendiri.

Tak jarang Soekarno juga ikut “membelah” rakyatnya sendiri, misalnya meminta rakyat untuk menunjuk lawan mereka. Setiap partai atau organisasi pun harus menyingkirkan kelompok gadungan.

Baca Juga

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

“Saja tempo hari sudah mengatakan kepada semua partai, kalau ada gadungan tendang keluar! NU kalau ada antek2 Masjumi tendang keluar, Muhammadijah kalau ada elemen2 Masjumi tendang keluar, PNI kalau ada marhaenis2 gadungan tendang keluar, PKI kalau dalam tubuhnja ada soska tendang keluar!” (CA Dake: 2006).

Perseteruan dan konflik semakin menajam, mulai dari akar rumput hingga kelompok elite. Termasuk konflik antara PKI dan Angkatan Darat, seiring dengan menurunnya kesehatan Soekarno. Keduanya saling bersiasat mengantisipasi kemungkinan wafatnya presiden.

Tragedi itupun akhirnya terjadi. Malam tanggal 30 September 1965 menjadi aksi berdarah PKI. Peristiwa pembantaian terhadap para jenderal membuktikan bahwa PKI dapat berbuat apa saja kepada siapa saja.

Satu hal penting bahwa akhirnya Soekarno berbalik memunggungi PKI. Meski tidak menyukai para jenderal yang dianggapnya menghalangi visi revolusi, Soekarno menolak mendukung malam jahanam tersebut.

Arus pun berbalik. PKI akhirnya kehilangan dukungan dari penguasa.

Rakyat marah melihat kekejian peristiwa 30 September 1965. Hal itu bercampur aduk dengan dendam yang menumpuk. Sekian lama mereka ditindas, diteror, diancam, disisihkan, dan dituduh kontra-revolusioner, anti-Pancasila, dan lainnya. Suasana kala itu mencekam. Dibunuh atau membunuh.

Kisah selanjutnya, yang biasa memburu kini diburu. Akhirnya sekian banyak nyawa melayang. Polarisasi masyarakat yang dilakukan elite demi kepentingan politik selama hampir satu dasawarsa menemui dampaknya.

Sebagian orang bertanya, mengapa PKI yang tampak begitu digdaya, dengan hampir 20 juta pendukung dan menjadi partai komunis terbesar ketiga di dunia, tiba-tiba tak berdaya?

Rupanya ketika PKI menempel Soekarno, ditambah dengan melakukan polarisasi terhadap masyarakat, partai ini menikmati dukungan melimpah. Namun tidak semuanya merupakan pendukung ideologis. Kebanyakan adalah pendukung Soekarno, atau bahkan hanya mengikut arus dan mencari selamat. Maka ketika Soekarno tak lagi mendukung aksi PKI, massa “bayangan” ini segera menjauh.* Beggy Rizkiyansyah

===============

Tulisan Kisah Kaum Merah Pemecah Belah adalah tulisan berseri hidayatullah.com yang pernah dimuat di rubrik Ihwal Majalah Suara Hidayatullah edisi September tahun 2018. Tulisan ini merangkum berbagai peristiwa sebelum PKI melakukan aksi merebut kekuasaan. Bagaimana gambaran situasi saat itu dan apa saja yang dilakukan PKI sebelum melakukan pemberontakan.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Partai Komunis IndonesiaPKIProvokasi dan Teror Khas PKI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anis Matta Sebut Kematian Tenaga Kesehatan Alarm Nyaring untuk Pemerintah
Tulisan selanjutnya 38 Tahun Sabra dan Shatila: Kejahatan yang Masih Terus Berlanjut (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?