Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Amanat Sejarah Umat Islam Indonesia (2): Peran Membentuk Sebuah Bangsa Dan Negara

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 15 Juni 2021 13:59 1:59 pm
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 15 Juni 2021 16:30
Bagikan
Sejarah Islam indonesia
Bagikan

Hidayatullah.com | Sepertinya umat Islam tidak basa basi dalam mempertahankan dan mewujudkan bangsa dan Negara yang kuat dan bersatu. Dalam jejak perjalanan sejarah bangsa, umat Islam selalu di depan untuk mewujudkan sebuah bangsa yang merdeka.

Sudah barang tentu, perwujudan itu diupayakan dengan terus menjalani pergerakan nasional. Tercatatlah dalam sejarah bangsa dan negara ini dimulai dari berdirinya Sarekat Dagang Islam (SDI) pada 16 Oktober 1905.

Tujuan berdirinya organisasi dagang ini untuk memperbaiki taraf hidup. Tidak sekadar itu, SDI juga berjuang untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dari seleuruh penjuru Nusantara.

Berlanjut di kemudian hari SDI menjadi cikal bakal organisasi politik pertama muncul di Indonesia dengan sebutan Sarekat Islam (SI) yang dipimpin oleh HOS Cokroaminoto, yang dikenal sebagai salah satu guru bangsa yang terus menerus melahirkan kader bangsa Indonesia. Di belantara pendidikan pun, umat Islam berusaha tak terpengaruh dengan model pendidikan kolonial, maka didirikanlah pondok pesantren.

Lebih lanjut berdiri pula gerakan sosial, pendidikan dan politik seperti halnya Jami’at Khair, Muhammadiyah, al-Irsyad, Persis, Nahdlatul Ulama (NU). Dan semua kekuatan ini kemudian berpotensi melahirkan kekuatan-kekuatan sosial politik dengan mendirikan Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) yang kemudian menyatu di Partai Masjumi, dan partai-partai lainnya.

Baca Juga

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo

Tak sekadar mewujudkan partai politik yang akan mengantarkan bangsa Indonesia dalm percaturan politik dunia masa itu, umat Islam Indonesia juga melahirkan struktur pilar kenegaraan dengan mewujudkan berbagai laskar, yang dikemudian hari mewujudkan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Peran-peran strategis ini tidak mengalir begitu saja, tetapi telah dirancang secara smoot oleh para ulama dan politikus umat Islam.

Bagaimana pun bangsa ini yang disebut dengan bangsa Indonesia, tak boleh sombong dan congkak serta mengabaikan peran umat Islam. Dan dalam kesejarahan hari ini, sekali-kali jangan dihadap-hadapkan bahwa peran umat Islam ini dengan istilah tidak nasionalis dan tidak Pancasilais.* (Bersambung)

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amanat Sejarah Umat Islam IndonesiaPeran Islam dalam Bangsa dan Negarasejarah Islam di Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zakat ASN DPR Beri Dukungan ke BAZNAS tentang Akselerasi Perpres Zakat ASN
Tulisan selanjutnya uu ite direvisi Komnas HAM Protes, Pertanyakan Dasar Pemerintah Lakukan Revisi Terbatas UU ITE

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Sejarah

Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

17 Mei 2026 13:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?