Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Jasa Ulama dan Santri untuk Kemerdekaan RI (2): Peristiwa Rengasdengklok

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Februari 2022 13:22 1:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Februari 2022 13:22
Bagikan
peristiwa Rengasdengklok
Bagikan

Menguak peran ulama dan santri dalam peristiwa Rengasdengklok

Hidayatullah.com — Ketika membahas tentang Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, tak akan ketinggalan kisah Rengasdengklok. Inilah peristiwa ketika para pemuda “menculik” Soekarno-Hatta dan mendesak agar kemerdekaan segera diproklamasikan.

Kebanyakan buku sejarah menyebut bahwa para pemuda itu bernama Soekarni, Chaerul Saleh, dan kawan-kawan. Nah, ternyata ada fakta sejarah lain yang jarang terungkap.

HM. Saleh Suaidy, seorang pelaku sejarah, menulis catatan menarik dengan tajuk “Konperensi Angkatan Muda di Bandung” (Majalah Kiblat, 7/XXIV: 1976). Catatan ini bisa menjadi fakta pembanding.

Menurutnya, desakan proklamasi kemerdekaan itu merupakan kelanjutan dari Konferensi Angkatan Muda di Gedung Isola, Bandung (Maret, 1945). Artinya, Rengasdengklok bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri.

Baca Juga

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina
Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama
KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

Acara konferensi tersebut berjalan sukses di tangan para pemuda Islam. Misalnya Anwar Tjokroaminoto, Harsono Tjokroaminoto, Isa Anshary, Moh. Saleh Suaidy, dan sebagainya. Peran para santri ini begitu nyata dalam perjuangan.

Para pemuda yang disebut namanya di atas, sangat vokal dalam menyampaikan aspirasi kemerdekaan. Demikian catatan Saleh Suaidy.

KH. Misbach, ulama yang juga saksi sejarah, pernah menceritakan pengalamannya saat di Bojonegoro (Jatim). Ada peristiwa yang mirip Rengasdengklok.

Kemerdekaan sudah diproklamirkan, maka berita itu segera menyebar ke seluruh Indonesia. Segenap rakyat menyambutnya dengan gembira.

Waktu itu Residen Bojonegoro adalah Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo. Seharusnya, ia segera mengibarkan bendera Indonesia karena sudah merdeka. Namun hal itu tak kunjung dilaksanakan sehingga yang dikibarkan masih bendera Jepang.

Misbach bersama 15.000 pemuda di seluruh wilayah Bojonegoro kemudian berkumpul di alun-alun depan kantor residen. Mereka memekikkan berbagai macam yel-yel yang mengritik pengibaran bendera Jepang.

Akhirnya hati Soerjo luluh. Dia mau bertemu dengan perwakilan para pemuda, dan membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.* (bersambung)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kemerdekaan IndonesiaKemerdekaan Republik Indonesiaperan ulamasejarah Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya uni emirat arab Uni Emirat Arab Gelontorkan Rp 143 Triliun untuk Investasi di ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Hormati Palestina, PKS Minta Museum Holocaust di Minahasa Ditutup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Sejarah

Akibat Mengabaikan Ukhuwah Islamiyah dan Bekerjasama dengan Musuh

9 April 2026 14:00
Sejarah

Cermin Sejarah: Respon Indonesia Saat Masjidil Aqsha Dinista Kesuciannya oleh Zionis Israel

6 April 2026 13:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?