Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Saat Hari Pembalasan (1)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Juni 2016 21:19 9:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juni 2016 21:07
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

FIRMAN Allah Subhanahu Wa Ta’ala, “Yang Menguasai Hari Pembalasan.” (al-Fatihah: 4), merefleksikan berbagai persoalan, di antaranya sebagai berikut:

1. Runtuhnya para penguasa bumi

Pada hari perhitungan terbesar, para penguasa bumi akan berjatuhan. Abu Jahal pernah berkata, “Wahai Muhammad, engkau menakut-nakuti aku dengan Zabaniyyah? Aku pasti akan datang padanya bersama orang-orang Quraisy.”

Pada hari kiamat Abu Jahal bangkit dari kubur bersama orang-orang Quraisy.

Atas perkataan Abu Jahal itu, apakah jawaban Allah? Dia berfirman, “Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendtri-sendiri.” (Maryam: 93-95).

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Di sana tidak ada pengawal, tidak ada barisan tentara, tidak ada perwira, dan tidak ada serdadu, atau pengawal republik, dan seterusnya!

Barangkali ada yang berkata, “Saat terjadi huru-hara pada hari kiamat, mungkin kita bisa menyelamatkan diri.” Tetapi Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.” (Maryam: 94-95).

Dalam hadits disebutkan, ketika bumi dan langit telah berada dalam genggaman-Nya, Dia berfirman, “Milik siapakah kerajaan pada hari ini?” Tidak seorang penguasa pun atau nabi yang menjawab pertanyaan itu. Maka Allah menjawab dan berfirman, “Allah, Yang Mahaesa dan Maha Melaksanakan Kehendak-Nya.” Lalu berfirman, “Di manakah para penguasa bumi? Di manakah raja-raja dunia?” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, hadits ini derajatnya sahih).

Dalam hadits Asma’ binti Yazid, Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda, “Jika orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terakhir dikumpulkan, Dia berseru, ‘Wahai manusia, sesungguhnya Aku telah menurunkan nasab, dan menurunkan nasab-nasab bagi kalian. Kalian telah mengangkat nasab-nasab kalian dan menurunkan nasab-Ku. Maka pada hari ini, Aku mengangkat nasab-Ku dan menurunkan nasab kalian.'” (HR. Hakim).

Kalian mengatakan, “Kami memuliakan Fulan bin Fulan.” Maka pada hari itu ketetapan ada pada Yang Mahaesa dan Maha Melaksanakan Kehendak-Nya. Dialah yang memberi keputusan, ‘alaihissalam –shirath milik-Nya, mizan adalah mizan-Nya, surga dan neraka milik-Nya, dan tidak ada yang menentang keputusan hukum Allah.

“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling takwa di antara kamu.” (al-Hujurat: 13).

Tabarakallah, Tuhan semesta alam.

Sungguh amat mengherankan bahwa di sana ada kaum yang menciptakan simbol dan julukan-julukan untuk mengagungkan manusia. Bandingkan dengan sikap Rasulullah, apa yang dilakukan oleh beliau?

Rasulullah menolak gemerlap dunia dan keindahannya dan menolak pengkultusan manusia.

Suatu ketika datang delegasi Amir bin Sha’sha’ah, mereka mengatakan, “Engkau adalah orang yang paling utama, dan paling agung kedudukannya di antara kami.”

Rasul menjawab, “Katakanlah semua pembicaraan kalian atau sebagian dari pembicaraan kalian, tetapi jangan sampai setan menyeret kalian. Sesungguhnya aku adalah hamba Allah dan utusan-Nya. Katakan, ‘Hamba Allah dan Rasul-Nya’.” (HR Ahmad dan Abu Dawud).

Semoga shalawat dan salam terlimpahkan padanya! Semakin orang merendahkan diri, semakin melekat hati manusia padanya. Dan Allah menjadikannya manusia yang paling mulia dan paling utama.

Sufyan bin ‘Uyainah mengatakan, “Nama yang paling rendah di hari kiamat adalah nama-nama semisal Shahin Syah, Qadhil Qudhat (penghulu para hakim), Sulthanush Shalathin (penghulu para raja), atau Rabbul Arbab (raja diraja). Sebab tiada raja yang sesungguhnya selain Allah, Dia-lah Qadhil Qudhat dan Hakim di antara para hakim.

Pada saat itu seluruh tanda kebesaran manusia di bumi berguguran, karena ia berasal dari tanah. Akan halnya pemberian dan karunia yang berasal dari Allah, ia akan kekal bagi pemiliknya.*/DR. ‘Aidh bin ‘Abdullah al-Qarni, MA, tertuang dalam bukunya Nikmatnya Hidangan Al-Qur’an. [Tulisan selanjutnya]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akhirathari kiamathari pembalasan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sambut Ramadhan, MUI Jatim Minta Pemerintah Larang Petasan dan Miras
Tulisan selanjutnya Saat Hari Pembalasan (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara

Berita
5 Juli 2026 05:35
Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
Hubungan Agama dan Sains
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan

Terbaru

  • Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
  • Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
  • Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
  • Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional
  • Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump
  • Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?