Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kolom

Respons Masyarakat Islam Indonesia atas Pembakaran Masjid Al-Aqsha pada 1969

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Februari 2023 12:18 12:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Februari 2023 12:16
Bagikan
Bagikan

Karena hubungan Palestina dan Indonesia sudah terjalin jauh sejak pra kemerdekaan, bahkan ulama dan tokoh-tokoh Palestina ikut membantu perjuangan kemerdekaan RI  

Oleh: Pizaro Gozali Idrus

Hidayatullah.com | PEMBAKARAN Masjid Al-Aqsha pada 21 Agustus 1969 oleh ekstrimis Kristen asal Australia Dennis Michael Rohan telah menyita perhatian dunia internasional. Kecaman tidak hanya dilayangkan kepada sang pelaku yang merupakan pendukung zionis tersebut, tapi juga kepada pasukan penjajahan Zionis “Israel” yang memberikan restu atas tindakan barbar terhadap kiblat pertama umat Islam ini. 

Akibat kebakaran itu, Masjid Al Aqsha mengalami kerusakan berat. Peristiwa tragis itu menyebabkan banyaknya peninggalan-peninggalan bersejarah Islam hangus terbakar, dan di antaranya adalah mimbar Nuruddin Zanki yang merupakan peninggalan Shalahudin Al Ayyubi pada tahun 1187.

Dunia Islam pun bergolak, tak terkecuali Indonesia. Harian Abadi No 183 tahun ke XIX pada 3 September 1969 mengangkat berita ini seraya menampilkan gambar Masjid Al Aqsha yang terbakar.

Baca Juga

Waspada Akhir Zaman: Merebaknya Ulama Sū’
Fenomena Salju Akhir Zaman di Jazirah Arab dan Kedatangan Imam Mahdi
Burung ‘Al-Bukht’: Pasukan yang Diutus Allah untuk Membersihkan Bangkai Ya’juj dan Ma’juj
Kendaraan Dajjal di Akhir Zaman
70.000 Pengikut Dajjal dari Iran? Baca Hadits Berikut!

“Gambar di atas menundjukkan ketika api sedang membakar Masdjidil Aqsha;tampak petugas pemadan kebakaran masih bekerdja dan sekelompok manusia menjaksikan peristiwa tsb. Api telah mendjilat dibawah kubah perak dari Masdjid Sutji tersebut, dan menghantjurkan sebagian dari atap. Djuga sebuah mimbar jang berumur 800 tahun ikut terbakar habis. Jaitu mimbar bersedjarah terbuat dari kaju aras dengan hiasan gading, sebagai hadiah dari pahlawan Islam, Saladin (1137-1193) kepada masdjid tersebut.  Menteri pertahanan Israel, Moshe Dayan, jang segera datang ketempat kebakaran itu, telah diedjek oleh Ummat Islam ditempat tersebut dengan teriakan-teriakan ‘Hantjurkan Israel’,” tulis Harian Abadi.

Harianyang didirikan Masyumi sejak 1951 ini juga menyampaikan peristiwa pembakaran tersebut telah mengobarkan semangat seluruh umat Islam untuk membela Masjid Al Aqsha. Kantor Berita Antara pada 1 September 1969 seperti dikutip Harian Abadi melaporkan respons Organisasi Wanita Islam yang berbasis di Yogyakarta atas kejahatan tersebut.

Lewat judul Wanita Islam Protes Pembakaran Masjid Al-Aqsha, organisasi perempuan, yang dipimpin Istri Abdul Rasyid Baswedan atau neneknya Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu, mendesak pemerintah Indonesia untuk merespons aksi keji tersebut karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas Muslim.

“Organisasi wanita Islam di Djokjakarta atas nama Putjuk Pimpinan beserta wilayah2 dan tjabang serta seluruh anggotanja di Indonesia menjatakan protesnja atas pembakaran mesdjid Alaqsha oleh jahudi dan mengharap kepada pemerintah RI supaja turut menjertai ummat Islam seluruh dunia dan negara Islam, mengingat bahwa majoritas rakjat Indonesia kaum muslimin. Wanita Islam djuga berpendapat bahwa adalah lajak sekali apabila Presiden Suharto menjatakan protesnja terhadap peristiwa tersebut. Demikian Ketua PP Wanita Islam Nj. AR Baswedan, dalam sebuah pernjataan jag dikeluarkan di Djokjakarta hari Kamis,” ungkap berita tersebut.

Penggalangan dana

Harian Abadi  pada edisi No 195 tahun ke XIX tanggal 17 September 1969 juga melampirkan penggalangan dana yang digelar Badan Pembela Masjid Al Aqsha (BPMA) sebagai bentuk solidaritas masyarakat Indonesia.

Kolom tersebut berjudul Kotak Dana Perdjuangan untuk Pembebasan Masjid Al Aqsha yang ditulislengkap dengan nomor rekening donasi sebagai fasilitator untuk menyalurkan bantuan bagi Baitul Maqdis.

Di dalamnya termuat lampiran uang yang masuk, baik dalam bentuk perseorangan, persatuan pelajar hingga masjid-masjid. Mereka bahu membahu untuk memberikan infaq terbaiknya untuk Masjid Al-Aqsha.

Beberapa yang disebut dalam daftar penyumbang antara lain dari Masjid Komplek Brimob Tjilintjing, Masjid Al Muqorrobin Priuk, Masjid Istiqomah Djatinegara, Persatuan Pelajar Madrasah Islam, Masjid Al Huda Grogol, Masjid Al Muhadjirin Complex Slipi, dan lain sebagainya.

Donasi yang masuk pun bervariasi dari mulai Rp 11.000, Rp 3.625, Rp 2.500, hingga Rp 1.015. Nominal angka yang cukup besar pada saat itu.

Setelah melakukan penggalangan, organisasi yang didirikan Mohammad Natsir ini pun mengumumkan dana yang terkumpul sementara bagi perjuangan Masjid Al-Aqsha. Total dana yang masuk sejauh itu mencapai sekitar Rp 250.000. Tentu ini bukanlah angka final karena “kotak perjuangan” tersebut masih terus mereka buka.

“Uang Dana Perdjuangan untuk Pembebasan Al Masdjid Al Aqsha menurut keterangan Panitya Pengumpulan Dana di Masdjid2 dan P.N dll. – jang disampaikan  pada Sekretariat PP BPMA  – telah terkumpul  diperkirakan sebanyak kira2 ¼ djuta rupiah,” bunyi pengumuman Sekretariat BPMA.

Tentu apa yang diberitakan Harian Abadi di atas hanyalah segelintir dari repons publik Indonesia dan ormas Islam atas pembakaran Masjid Al Aqsha. Karena hubungan Palestina dan Indonesia sudah terjalin jauh sejak pra kemerdekaan. Bahkan ulama dan tokoh-tokoh Palestina ikut membantu perjuangan kemerdekaan RI dan menjadi salah satu negara yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia.*

Mahasiswa Ph.D Center for Policy Research and International Studies

Universiti Sains Malaysia

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Harian AbadiHeadlineMasjid Al-AqshaPembakaran Masjid Al-Aqsha tahun 1969Pilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ISIS Serang Warga Suriah Pencari Truffle Sedikitnya 68 Tewas
Tulisan selanjutnya Tetaplah Taat Meskipun Rasulullah Tak Lagi Bersama Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Analisa Dunia IslamArtikel

Betulkah Gabung Board of Peace merupakan Tindakan Realistis?

4 Februari 2026 11:43
Analisa Dunia Islam

Masjid Dikepung, Ulama Dipenjara: Jejak Panjang Diskriminasi di Tajikistan

22 Juli 2025 08:30
Analisa Dunia Islam

Amerika Serikat dan Proyek Genosida di Gaza

21 Oktober 2024 10:30
Analisa Dunia Islam

Kebijakan Politik Iran dan Dilema Amerika

17 Oktober 2024 17:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?