Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Embun Hikmah

Kita Butuh Penasehat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 April 2015 07:33 7:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 April 2015 07:33
Bagikan
Bagikan

SEORANG petinju profesional pasti memiliki pelatih yang baik. Bahkan, petinju sehebat Mohammad Ali sekalipun juga memiliki pelatih. Padahal jika mereka berdua bertanding jelas Mohammad Ali-lah yang akan memenangkan pertandingan tersebut.

Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa Mohammad Ali butuh pelatih kalau jelas-jelas dia akan menang melawan pelatihnya?

Kita harus tahu bahwa Mohammad Ali butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat, namun karena ia butuh seseorang untuk melihat hal-hal yang “Tidak dapat dia lihat sendiri”.

Dalam hidup, kita butuh orang lain, yang menasihati, yang mengingatkan, bahkan yang menegur jika kita mulai melakukan sesuatu yang keliru, yang bahkan kita tidak pernah menyadarinya.

Kerendahan hati kita untuk menerima kritikan, untuk menerima nasihat, dan untuk menerima teguran itulah yang justru menyelamatkan kita.

Baca Juga

Ibrahim bin Adham Tanggalkan Baju Istana
Rahasia Di Balik Berkah Hujan
Ciri Ulama Akhirat Menurut Ihya’ Ulumuddin
Menyiapkan Bekal Perjalanan
Harga Mencari Bahagia Itu Mahal?

Kita bukan manusia sempurna. Biarkan orang lain menjadi “Mata” kita sehingga kita bisa melihat apa yang tidak bisa kita lihat dengan pandangan diri kita sendiri.

Kegagalan Misi Keruhanian

Misi keruhanian adakalanya gagal ketika seseorang lebih tertarik pada perintah dan tawaran hawa nafsu yang menyajikan kesenangan dan kenikmatan sesaat yang bersifat badani dan emosi sehingga bisikan, ajakan, peringatan, dan daya ruhani untuk melakukan bakti yang lebih mulia dan meraih kebahagiaan yang lebih tinggi menjadi terbengkalai. Hatinya mengeras, telinganya menjadi tuli, dan penglihatannya buta terhadap jalan kebenaran.

“Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar).” (QS: Al-Baqarah[2]: 18).

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” [QS: Al-A’raaf [7]: 179).

Menutup tulisan ini, Allah berfirman tentang penyesalan penghuni neraka disebabkan dahulu ketika di dunia tidak mau mendengar nasehat dan peringatan:

وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ

“Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.“[QS: Al-Mulk [67]:  10]

Semoga bermanfaat

Akhukum Fillah

@AbdullahHadrami

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:mendengar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mufti Saudi Ajak Pemuda Arab Wajib Militer Bela Agama dan Tanah Air
Tulisan selanjutnya Pemblokiran Situs Islam Dinilai Ancaman Kebebasan Berpendapat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Embun Hikmah

Mengapa Terjadi Kesalahpahaman?

4 September 2021 06:45
Embun Hikmah

Antara Fitrah Iman dan Tabiat Kekafiran

28 Agustus 2021 10:38
Embun Hikmah

Kecurangan dalam Muamalah

25 Agustus 2021 17:19
Embun Hikmah

Engkau akan Bersama yang Kau Cintai

23 Agustus 2021 20:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?