Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Selamatkan Anak Indonesia dari Prostitusi Homoseksual dengan Rehabilitasi dan Pertobatan

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 September 2016 08:45 8:45 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 September 2016 10:15
Bagikan
Dr. Bagus Riyono, Ketua Presidium Gerakan Indonesia Beradab (GIB),
Bagikan

Hidayatullah.com—Terkuaknya 99 anak yang menjadi korban prostitusi para kaum gay (homoseksual) oleh  oleh polisi dalam penangkapan yang dilakukan di sebuah hotel di Jalan Raya Puncak KM 75, Cipayung, Bogor, mendambah daftar kecemasan keluarga Indonesia.

Penangkapan prostitusi anak untuk kaum homoseksual serta merebaknya fenomena penyakit kaum Nabi Luth ini dinilai sangat memprihatinkan.

“Sangat memprihatinkan dan memilukan,” ungkap Presidium Gerakan Indonesia Beradab Bagus Riyono kepada hidayatullah.com, Kamis (01/09/2016).

Melihat pelaku bukanlah orang baru di dunia kriminal, dosen psikologi UGM itu berharap agar pelaku diberi hukuman tegas.

“Pelaku adalah residivis. Artinya hukuman yang pernah dialami tidak membuat jera. Germonya semestinya dihukum lebih berat dari pelakunya,” tegasnya.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Ibarat narkoba, germonya itu sama dengan pengedar atau bandar narkoba,” imbuhnya.

Terhadap kejadian tersebut, pria berkacamata ini mendorong pemerintah untuk bersegera menangani kasus ini dengan sebaik-baiknya.

“Pemerintah seharusnya menjadikan peristiwa ini sebagai KLB (Kejadian Luar Biasa) dan emergency. Sehingga penanganannya harus diprioritaskan,” tukasnya.

Indonesia dan Darurat LGBT [1]

Sementara itu, kepada orang tua dan masyarakat luas, Bagus berharap untuk waspada, sebab hal semacam ini bersifat menular.

“Masyarakat dan orang tua harus lebih waspada karena hal ini ibarat wabah penyakit menular yang sangat berbahaya. 99 anak itu dibayar dan rentan terjangkiti penyakit jiwa homoseks,” ungkapnya.

Mengerikan! 99 Anak Jadi Korban Eksploitasi Prostitusi Kaum Homo

Lebih jauh Bagus berharap bahwa perhatian pemerintah dan publik, jangan semata pada kasusnya, tetapi juga ikut memikirkan nasib 99 anak yang telah menjadi korban. Jika tidak sangat mungkin mereka yang telah menjadi korban akan mencari korban lain.

“99 anak harus diterapi dan rehabilitasi khusus seperti layaknya rehabilitasi pecandu narkoba. Dalam hal ini rehabilitasinya harus mencakup aspek spiritual menuju pertobatan. Karena ini penyakit jiwa,” jelasnya.

Bagus pun menekankan, “Jika tidak ditangani (mencakup aspek spiritual menuju pertobatan) 99 anak ini akan “memangsa” teman-temannya. Akan terjadi multiplication effect,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:darurat LGBTHAMhomoseksuallesbianlgbtliberalismerelativisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Legenda Sepakbola Franz Beckenbauer Diperiksa Terkait Kasus Penggelapan dan Pencucian Uang
Tulisan selanjutnya Dua Pilar Meraih Kemuliaan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?