Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Duterte Minta Kongres Sahkan Perpanjangan Darurat Militer di Mindanao

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Desember 2018 12:48 12:48 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Desember 2018 12:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Senin meminta kongres untuk memperpanjang darurat militer di Mindanao, lansir Philstar.

Duterte menyampaikan pemberontakan masih berlanjut di Mindanao.

Karena itu, perpanjangan darurat militer menjadi kebutuhan.

Pernyataan itu disampaikan Duterte melalui surat resminya kepada kongres.

Baca:  Pemimpin Gereja Filipina Tolak Intervensi Amerika di Marawi

Dalam suratnya, Duterte mengatakan perpanjangan ini akan memudahkan militer dan kepolisian mengakhiri pemberontakan di Mindanao.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

“Perpanjangan ini juga untuk mencegah pemberontakan di negara bagian lainnya,” kata Duterte dalam suratnya dikutip Anadolu.

Duterte mencatat Kelompok Abu Sayyaf, Pejuang Kemerdekaan Islam Bangsamoro (BIFF), Daulah Islamiyah (DI) dan kelompok lainnya terus melakukan perlawanan di wilayah tersebut.

Dalam laporannya, militer mengatakan setidaknya ada empat pemboman di Kota Lamitan, Basilan, Isulan, Sultan Kudarat, dan General Santos City tahun lalu.

“Pasukan DI terus melanjutkan pemberontakan mereka terhadap pemerintah dengan melanjutkan tindakan aktivitas mereka, dan terus merekrut anggota baru, terutama di komunitas Muslim yang rentan,” kata Duterte.

Duterte juga menyebut kelompok-kelompok komunis secara terbuka menyatakan keinginan merebut kekuasaan politik melalui kekerasan.

Baca: Uni Eropa Sambut Baik UU Otonomi bagi Muslim Moro 

Faksi Abu Sayyaf di Sulu juga terus melakukan penculikan untuk meminta tebusan.

“Yang di atas hanya menggambarkan secara umum pemberontakan yang berkelanjutan di Mindanao. Saya akan mengirimkan laporan yang lebih rinci dalam pemberontakan yang berlangsung dalam beberapa hari ke depan,” kata Duterte.

Sebelumnya sejumlah aktivis HAM di Filipina telah menentang perpanjangan darurat militer di Mindanao.

Organisasi Gerakan Melawan Tirani-Mindanao Utara (MAT-NMR) mengatakan darurat militer di Mindanao yang dimulai Mei 2017 tidak membawa apa pun kecuali ketakutan, pelanggaran hak asasi manusia, dan kehancuran di Mindanao, terutama di kalangan petani, masyarakat adat, dan komunitas Moro.

“Sudah 560 hari sejak perang pemerintah di Marawi dan deklarasi darurat militer di seluruh Mindanao. Sejak itu, telah terjadi peningkatan pelanggaran hak asasi manusia di berbagai sektor dan wilayah di pulau itu,” kata Allan Khen Apus, aktivis MAT-NMR.

Baca: Eks MILF Moro Studi Banding ke Darul Ihsan Aceh

Organisasi itu mencatat sejumlah pelanggaran HAM telah terjadi Mindanao Utara. Antara lain paksaan bagi kelompok pemberontak untuk menyerahkan diri sebanyak 16 insiden dengan 927 korban.

Penangkapan masal dan ilegal sebanyak 16 insiden dengan 43 korban serta tuduhan palsu sebanyak 10 insiden dengan 47 korban.

Darurat militer pertama kali dideklarasikan di Mindanao setelah pasukan Filipina dan milisi kelompok Maute bentrok di Marawi pada Mei tahun lalu.

Meski Duterte menyatakan telah mengambil alih Marawi pada Oktober 2017, darurat militer tetap diberlakukan atas Mindanao.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bangsa morofilipinamarawiMindanaoMorootonomiRodrigo Duterte
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Menangkap 337.000 Warga Palestina Sejak 1987
Tulisan selanjutnya Tokoh Pemurnian Akidah di Pulau Bawean

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?