Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaNone

Pengungsi Afghanistan Tikam 2 Wanita di Pusat Komunitas Syiah Portugal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Maret 2023 08:47 8:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Maret 2023 08:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua wanita ditikam hingga tewas di sebuah pusat kegiatan komunitas Syiah di ibu kota Portugal, Lisabon (Lisboa, Portugis; Lisbon, Inggris). Pelaku diidentifikasi sebagai seorang pria pengungsi asal Afghanistan.

Serangan terjadi di Centro Ismaili di Avenida Lusíada. Tersangka ang membawa sebuah pisau besar, ditembak polisi di bagian kaki.

Dia kemudian ditahan dan dibawa ke rumah sakit. Belum jelas apa motif penikaman yang terjadi pada hari Selasa (28/3/2023) itu.

Polisi mengatakan mereka memperoleh panggilan untuk datang ke lokasi sekitar pukul 11:00 waktu setempat setelah tersangka memasuki tempat itu.

Petugas yang berjaga di sana menanyai orang tersebut guna mencegah serangan, tetapi dia tidak mendengarkan petugas.

Baca Juga

Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT

Pelaku diyakini sebagai seorang pria Afghanistan dan kedua korban adalah wanita Portugis. Salah satu korban merupakan guru yang mengajarkan bahasa Inggris pelaku di pusat kegiatan itu, dan satunya merupakan teman kursusnya, menurut laporan media setempat seperti dilansir BBC.

Menteri Dalam Negeri Luis Carneiro mengatakan pelaku tergolong masih muda dan memiliki tiga orang anak yang masih kecil, sementara istrinya sudah meninggal dunia di sebuah kamp pengungsi di Yunani.

Omed Taeri, ketua asosiasi komunitas Afghanistan, mengatakan pelaku tiba di Portugal sekitar satu tahun lalu dan dibantu oleh Centro Ismaili.

Menteri Carneiro mengatakan pria itu kerap datang ke tempat tersebut untuk mempelajari bahasa Portugis, mengambil bantuan makanan dan perawatan anak. Dia juga bekerja di tempat itu dalam program dukungan untuk pengungsi.

Ismailiyah merupakan cabang Syiah terbesar kedua. Mereka meyakini Ismail bin Ja’far sebagai imam mereka sebagai penerus dari Ja’far ash- Shadiq. Anggota komunitas ini mengakui Pangeran Karim Aga Khan sebagai pimpinan spiritual mereka.

Komunitas Syiah Ismailiyah di Portugal merupakan salah satu yang terbesar di Benua Eropa, jumlahnya mencapai ribuan, termasuk dari Mozambique yang melarikan diri ke Eropa saat terjadi perang saudara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanCentro IsmailiIsmailiyahPortugalsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenlu: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kecelakaan Bus di Arab Saudi
Tulisan selanjutnya Salah Satu Sekolah Terbaik di Wembley Inggris Larang Siswa Muslim Shalat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran

Berita
18 Juni 2026 14:41
Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

Terbaru

  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum

18 Juni 2026 15:53
Berita

Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang

18 Juni 2026 05:59
Berita

Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi

17 Juni 2026 15:27
BeritaNone

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial

17 Juni 2026 12:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?