Hidayatullah.com– Azerbaijan akan mengirimkan gas ke Suriah guna mengatasi kekurangan energi di negara yang porak-poranda akibat perang saudara itu, kata pemerintah Baku, ketika Presiden Ilham Aliyev menjamu Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa.
Perang 14 tahun menghancurkan infrastruktur listrik Suriah, sehingga masyarakat mengalami pemadaman listrik lebih 20 jam sehari.
Hari Sabtu (12/7/2025), Ahmed al-Sharaa mengunjungi Azerbaijan dan mengadakan pembicaraan dengan Aliyev, kata kantor kepresidenan Azerbaijan seperti dilansir AFP.
“Pentingnya kerja sama antara negara kami, khususnya di sektor energi, menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut, dan dikabarkan bahwa Suriah saat ini mengalami masalah energi serius,” kata kantor kepresidenan Azerbaijan dalam sebuah pernyataan.
“Proyek mengekspor gas ke Suriah lewat Turki akan dilaksanakan dalam waktu dekat, yang akan memberikan kontribusi pada ketersediaan energi di negara ini (Suriah),” imbuhnya.
Pada bulan Mei, Menteri Energi Suriah Mohammad al-Bashir mengatakan bahwa Damaskus dan Ankara sudah mencapai kesepakatan perihal pengiriman gas alam Turki melalui jalur pipa ke wilayah utara Suriah.
Azerbaijan, negara yang kaya akan gas alam dan merupakan sekutu Turki, menjalin hubungan baik dengan pemerintahan transisi Suriah yang dipimpin Ahmed al-Sharaa.
Ilham Aliyev kerap berada satu sisi dengan Turki dalam isu-isu internasional, termasuk Suriah.*




