Hidayatullah.com– Imam sholat tarawih dari Palestina, Syeikh Naim Abdullah Sulaeman Abu Shindi mengatakan bahwa dua bulan sebelum Ramadhan datang (yaitu Rajab dan Sya’ban), Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam sudah mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan bulan yang mulia itu (Ramadhan.red).
“Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa dua bulan (Rajab dan Sya’ban) sebelum Ramadhan, Rasulullah sudah mulai mempersiapkan diri,” kata lelaki yang akrab disapa Syeikh Abu Shindi saat memberikan tausyiah usai sholat Isya’ dan tarawih di Masjid Baitul Karim Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hidayatullah, Jalan Cipinang Cempedak 1/14, Jakarta Timur, Kamis (18/06/2015).
Persiapan selama dua bulan tersebut, kata Syeikh Abu Shindi, Rasulullah kerjakan supaya bisa fokus dalam menjalankan amaliyah-amaliyah ibadah selama bulan Ramadhan. Sebab, imbuhnya, dalam hadits itu juga dijelaskan, usai bulan Rajab dan Sya’ban akan datang satu bulan yang di dalamnya terdapat 3 keutamaan yakni bulan Ramadhan.
“3 keutamaan itu di antaranya seperti turunnya rahmat dan maghfirah (ampunan) dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta kita akan dijauhkan dari siksa api neraka. Itulah 3 keutamaan yang hendak diraih Rasulullah. Sehingga jauh hari sebelum Ramadhan tiba sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyambutnya,” terang Syekh Abu Sindhi.
Dari situ, Syekh Abu Shindi berharap para jama’ah sholat Isya’ dan tarawih bisa meneladani Rasulullah sebagaimana yang telah mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan bulan Ramadhan supaya bisa memperoleh fadilah atau keutamaan-keutamaan di bulan itu.*