Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mutiara Ramadhan

Covid-19 dan Ujian Ketakwaan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 April 2020 09:49 9:49 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 April 2020 07:00
Bagikan
Bagikan

Oleh: Bustanol Arifin  

 

Hidayatullah.com | DUNIA berduka, saat virus bernama corona atau dikenal dengan pandemi Covid-19 menyerang Kota Wuhan, Provinsi Hubei Tiongkok sebagai Negara pertama pada bulan Desember 2019 dan ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) pada 11 Maret 2020 sebagai pandemi.

Hingga saat ini, Covid-19 telah menyerang di 213 negara dan teritori tak terkecuali Indonesia. Sejak kemunculannya lebih dari 2.356.414 kasus dengan angka kematian mencapai 160.120 orang.

Di Indonesia sendiri pada tanggal 21 April 2020 kurang lebih 7.135 kasus dengan angka kematian 616 orang dan 842 orang dinyatakan sembuh (Covid19.go.id).

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman
Kisah Jenaka Bulan Puasa 7: Badui Pamer Puasa
Kisah Jenaka Bulan Puasa 6: Ketika Badui Diajak Membatalkan Puasa

Hadirnya virus ini telah mengacaukan hampir seluruh agenda penting baik yang berskala internasional, nasional, regional dan lokal. Banyak agenda-agenda besar dan penting yang dibatalkan. Sebut saja misalnya Ujian Nasional untuk siswa SD, SMP dan SMA. Selain ujiannya, sekolah dan universitas ikut dilburkan.

Selain itu, di sektor ekonomi juga mengalami dampaknya. Banyak sector ekonomi yang mengalami kerugian baik perusahaan yang dikelola pemerintah BUMN, BUMD serta perusahaan yang dimiliki swasta. Akibatnya, pada kebanyakan masyarakat kelas menengah kebawah yang bergantung pada pekerjaan yang demikian harus menelan pil pahit karena Covid-19.

Apa yang harus kita lakukan?

Bagi orang beriman, musibah datangnya virus corona atau Covid-19 ini merupakan ujian yang dijadikan batu loncatan untuk meraih derajat keimanan yang lebih tinggi. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan “kami telah beriman”, sedangkan mereka tidak diuji lagi ?”.

Namun beriman saja tidaklah cukup, ia harus mengejar gelar takwa. Sehingga ia menjadi muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

 “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.” (Surat Ali ‘Imran Ayat 102).

Apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci ramadhan, salah satu perintah Allah yang ditujukan kepada setiap muslim yang beriman agar menjadi hamba-hamba yang bertakwa melalui rangkaian ibadah puasa nan suci.

Takwa sendiri merupakan derajat dan pencapaian yang paling tinggi bagi seorang mukmin dalam menghambakan diri kepada Allah.

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS: Al Hujurat: 13).

Sehingga bagi orang beriman merupakan sebuah keharusan untuk mendapatkan gelar muttaqin.

Sedangkan salah satu ciri orang yang bertakwa adalah senantiasa gemar berinfak baik dalam kondisi lapang maupun dalam kondisi sempit. Kesukaannya adalah menolong dan hobinya adalah meringankan beban orang lain atau dalam kata lain dermawan.

Selian itu, ia juga pandai dalam mengolah emosi atau amarah tidak mudah tersinggung dan senantiasa memaafkan kesalahan orang lain apabila berbuat aniaya kepadanya. Serta gemar melaksanakan pekerjaan atau amalan yang disenangi oleh Allah dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang dibenci oleh-Nya.

Di tengah pandemi ini Allah sedang menguji apakah kita mampu meniti dan melewati ujian yang berat dengan tetap menjadi hamba yang senantiasa hadir sebagai secercah cahaya di tengah kegelapan.*

Alumni Pascasarjana UIN SGD Bandung

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemkot Padang Gelar Pesantren Ramadhan Online SD-SMP
Tulisan selanjutnya Posdai NTB Bagi 1000 Paket Sembako untuk Guru Ngaji Terdampak Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Berita
29 Juni 2026 17:12
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

Mutiara RamadhanRamadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 4 : Ghundar dan “Bonus” Puasa Lupa

12 Maret 2026 11:00
Mutiara RamadhanRamadhan

Memantaskan Diri Meraih Lailatul Qadar

11 Maret 2026 16:00
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Keutamaan Puasa Ramadhan menurut Al-Ghazali

11 April 2022 17:30
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Inilah Syarat dan Rukun Puasa Ramadhan yang Perlu Diketahui

3 April 2022 13:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?