Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Puasa Tak Halangi Masyarakat ‘Santri’ di Desa Komba Bekerja

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juni 2016 09:30 9:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juni 2016 09:30
Bagikan
ilustrasi: Salah satu pemandangan di Rongkong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hari Ahad (19/06/2016) pagi yang sangat dingin, Desa Komba sedikit berkabut, beberapa warga terlihat memakai baju kerja, pertanda mereka telah bersiap ke sawah ataupun ladang.

Dari jauh, satu warga seperti memberi komando. Ia adalah Juanait seperti mengarahkan kepada para warga untuk segera menuju Borong Tabang (nama persawahan Desa Komba). Warga yg bersiap tadi ternyata ‘Saro’ atau petani yang akan membantu memanen padi miliknya.

Segera, masyarakat menuju lokasi. Saya tidak mau tinggal. Sayapun ikut rombongan kelompok tani tersebut. Sampai di lokasi, beberapa petani yang telah tiba lebih dulu memulai aktifitas ‘massai‘ (memotong) padi.

Di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu utara, Provinsi Sulawesi selatan, Desa Komba masih menggunakan cara manual sebagai alat pemotongan padi. Mereka masih menggunakan sabit. Tidak seperti di daera-daerah lain yang sudah sedikit moderen. Meski begitu, Masyarakat tetap semangat dalam menjalankan aktifitasnya.

Waktu sudah hampir pukul 12-00 siang, para petani satu persatu meninggalkan aktifitas pertaninnya dan segera bersiap untuk melaksanakan shalat.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Selain budaya gotong royong, ternyata Desa yang semua warganya berpenduduk Islam di Kec. Rongkong ini, juga sangat menjaga budaya berjamaah setiap kalai shalat. Saya sedikit terharu melihat keadaan ini. Saya yang memimpin langsung shalat dzuhur tersebut.

Usai shalat, para petani beristirahat sejenak. ada yang menggunakan waktu rehat tersebut dengan membaca Al-Quran ada pula yang meluruskan badan berharap capeknya sedikit hilang.

Menurut Marjan,  salah seorang petani mengatakan, budaya gotong royong di Desa Komba telah dilaksanakan sejak nenek moyang dulu dan Alhamdulillah sudah menjadi tradisi di Desa Komba.

“Semoga ini tetap terjaga selamanya,” harap Pak Sahwan, panggilan akrab Marjan.

Banyak cerita yang mengejutkan dalam perbincangan singkat dengannya. Salah satunya saat Pak Sahwan menceritakan bahwa hampir semua masyarakat Desa Komba pernah nyantri di Pondok Pesantren Hidayatullah.

“Sekitar 95 persen warga Desa Komba pernah mondok di Hidayatullah dan Alhamdulillah sampai sekarang masih banyak juga bertahan di sana. Bahkan ada warga sini, santri Hidayatullah yang saat ini kuliah di LIPIA, selain itu ada juga yang sudah jadi Pimpinan Hidayatullah di Daerah,” tutur Pak Sahwan.

Menurut Sahwan, meskin kebanyakan warga memilih Hidayatullah, tetap kami menghargai organisasi Islam yang lain.

Beberapa menit berbincan, suara teriak mengejutkan saya. ternyata instruksi kembali dari Junait.

“Ayo kerja” teriaknya! Pertanda pekerjaan segera dilanjutkan. Segera petani kembali memulai aktifitanya. Hingga sore pukul 17.00 tiba, semangat petani tidak pernah surut. Puasa bukan penghalang bagi mereka untuk bekerja.

Alhamdulillah berkah bulan Ramadan dirasakan pemilik padi Junait. Dengan hati gembira ia menyampaikan, bahwa gaba yang dihasilkan musim tahun ini sangat melimpa.

“Baru musim ini kami panen padi di bulan Ramadhan, tapi Alhamdulillah gaba kami lebih banyak dari musim-musim sebelumnya, “ ungkap Junaid.

Semoga persatuan dan eksistensi dalam menjalankan ibadah warga Desa Komba tetap terjaga hingga usia dunia berakhir.*/kiriman Ridhwan (Makasar)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bekerjaLuwupanenpetaniPuasaRamadhanSulawesi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penulis Pemula Jangan Ragu Terbitkan Buku
Tulisan selanjutnya Kasus Pengutilan di Jerman Meningkat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?