Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Pengutilan di Jerman Meningkat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juni 2016 14:20 2:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2016 14:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Statistik kriminalitas di Jerman menunjukkan terjadi 391.000 kasus pengutilan di seluruh penjuru negeri pada 2014, atau mengalami kenaikan 7% tahun ke tahun.

“Para pengutil terdiri dari anak-anak, remaja, orang dewasa, pensiunan, seperti yang anda tahun –hampir tidak ada kelompok umur yang terkecualikan,” kata asosiasi perdagangan Jerman HDE hari Selasa (21/6/2016) seperti dilansir Deutsche Welle.

Menurut HDE, pedagang ritel mengalami kerugian hingga 2,1 miliar euro setahun karena kasus pencurian di toko oleh konsumen yang datang. “Jumlah itu sungguh menyakitkan,” kata juru bicara HDE Stefan Hertel dalam sebuah pernyataan.

Pakar-pakar dari Scientific Institute of Retailing (EHI) di Cologne mengatakan bahwa 98 persen dari keseluruhan kasus pengutilan masih belum disadari.

Frank Horst, seorang pakar di EHI, mengatakan bahwa pengutil biasa cenderung mencuri barang-barang kecil yang nilainya tidak lebih dari 80 euro. Dia menambahkan, kebanyakan yang mereka curi biasanya parfum, pisau cukur, kosmetik, dan barang-barang elektronik kecil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, nilai barang yang dicuri meningkat tajam jika para pengutil yang terorganisir mulai beraksi. “Kalau sudah begitu, mereka biasanya mudah lewat begitu saja dengan barang-barang bernilai antara 1.500 euro sampai 2.000 euro sekali aksi,” kata Horst.

“Polanya selalu sama,” kata Stefan Hertel dari HDE. “Sekelompok orang akan memasuki toko; seorang di antara mereka akan mengalihkan perhatian pegawai toko, sementara lainnya akan mencuri apa saja yang bisa mereka curi. Aksi itu hanya butuh beberapa detik saja.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Puasa Tak Halangi Masyarakat ‘Santri’ di Desa Komba Bekerja
Tulisan selanjutnya Sejumlah Orang China Masuk Islam karena Merasakan Kebaikan Muslim Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?