Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

MSF: 3.600 Warga Suriah Menunjukkan Gejala Neurotoksik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2013 12:09 12:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Agustus 2013 12:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekitar 3.600 pasien dilarikan ke tiga rumah sakit di Suriah pada hari dilaporkannya terjadi serangan senjata kimia, dan 355 di antaranya meninggal dunia, lapor organisasi kemanusiaan Medecins Sans Frontieres (Dokter Tanpa Batas), Sabtu (24/8/2013), dilansir kantor berita AFP.

Korban-korban itu semuanya tiba dalam waktu kurang dari tiga jam.

Menurut Direktur Operasi MSF Bart Janssens, melihat pola kejadian dan gejala yang ditampakkan para korban, ada indikasi kuat mereka terkena zat racun yang merusak saraf.

“Para staf medis yang bekerja di rumah-rumah sakit itu memberikan informasi rinci kepada dokter-dokter MSF, tentang pasien dalam jumlah sangat besar yang datang dengan gejala seperti kejang-kejang, air liur berlebihan, pupil mata mengecil, pandangan buram dan kesulitan bernafas,” kata Janssens.

“MSF tidak dapat mengkonfirmasi secara ilmiah tentang penyebab gejala ini atau menetapkan siapa yang bertanggungjawab atas serangan tersebut,” jelas Janssens.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Namun, menurut gejala pada pasien yang dilaporkan, ditambah pola epidemilogis kejadian –seperti karakteristik gelombang kedatangan pasien dalam jumlah besar pada satu periode singkat, asal daerah pasien, dan kontaminasi pada pekerja medis dan petugas pertolongan pertama, kuat mengindikasikan bahwa terjadi paparan massal zat neurotoksik (zat racun perusak sistem saraf-red),” papar Janssens.

Pada hari Rabu (21/8/2013) dilaporkan terjadi serangan besar dengan menggunakan senjata kimia di dekat Damaskus.

Dilansir Aljazeera, kelompok oposisi penentang rezim menuding pasukan pemerintah Bashar al-Assad bertanggungjawab atas serangan itu. Namun, tudingan itu dibantah pemerintah Damaskus.

Pada hari Sabtu malam (24/8/2013) stasiun televisi pemerintah Suriah mengklaim militer Suriah berhasil menguasai zat kimia yang sangat beracun yang disimpan oleh kelompok pembangkang di daerah Jobar. Stasiun televisi pemerintah Damaskus tidak menampilkan gambar atau video dalam laporan tentang barang beracun yang disita itu.

Meskipun menuding bahan kimia tersebut milik kelompok pejuang oposisi, namun rezim Bashar al-Assad hingga saat ini menolak memberikan akses kepada penyelidik internasional untuk memeriksa kebenaran tentang penggunaan senjata kimia dalam konflik di Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bandara Halim Digunakan Kembali untuk Embarkasi Haji
Tulisan selanjutnya Pimpinan Umum Hidayatullah: Loyallah kepada Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot

Berita
26 Agustus 2026 10:20
Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri
‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
Sultan Perak Dorong Persaudaraan Muslim Redam Persaingan Politik
Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia

Terbaru

  • Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
  • 10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
  • Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
  • Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
  • ‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?