Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Netanyahu Janji Balas Lebih Kejam, Abbas Tak Mampu Bela Al-Aqsha [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2015 18:35 6:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Oktober 2015 18:00
Bagikan
PM Israel Benyamin Netanyahu
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Juru bicara Hamas, Dr. Sami Abu Zuhri, dalam sebuah pernyataan persnya sebagaimana dikutip “Arisalah Net” hari Selasa (13/10/2015) malam berkata,”Sesungguhnya ancaman-ancaman itu tidak akan menambah rakyat kami kecuali meningkatnya perlawanan dalam menghadapi tantangan.”

Aksi perlawanan rakyat Palestina meletus sejak akhir bulan September, selama tahun baru Yahudi, ditambah dengan adanya rumor bahwa Israel tengah menyusun rencana untuk mengambil alih tanah suci Al-Quds yang diberkahi. Sementara pihak Israel menyatakan bahwa rumor tersebut tak berdasar, bentrokan yang terjadi telah dengan cepat menyebar ke seantero Israel sampai ke Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Delapan orang Israel sudah tewas dalam serangkaian penikaman, penembakan dan pelemparan batu. Sementara korban rakyat Palestina melebihi 29 warga termasuk di antaranya 12 yang diidentifikasi oleh Israel sebagai pelaku penyerangan telah ditembak. Dalam pantauan terakhir, seorang pria Palestina berumur 27 tahun syahid ditembak ketika sedang melakukan protes di daerah kota Tepi Barat, Bethlehem.

Militer Israel mengatakan, ia sedang melempar bom Molotov ke arah sebuah mobil.

Baca Juga

Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital

Bagaimanapun, serangkaian penyerangan tersebut telah menimbulkan kepanikan di seluruh Israel dan menimbulkan kekhawatiran bahwa daerah tersebut sedang berada di titik puncak babak baru kekerasan berat.

Kekerasan juga timbul tatkala kemungkinan negosiasi untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina terlihat sia-sia saja dan juga dipicu oleh rasa frustrasi yang amat mendalam yang dirasakan oleh rakyat Palestina, yang percaya bahwa semua jalan untuk mendapatkan kemerdekaan dan mengakhiri penjajahan Israel selama hapir setengah abad telah ditutup.

Pada kekerasan yang terjadi pada Selasa, sepasang pria Palestina naik bus dan menembaki dan menusuk penumpang, sementara penyerang lainnya menabrak sebuah mobil ke halte bus, kemudian keluar dari kendaraannya lalu menyerang siapa saja yang ada di dekatnya dengan pisau panjang.

Serangan yang hampir bersamaan tersebut, dengan dua penikaman yang terjadi di pusat kota Raanana, Israel, menandai pecahnya kekerasan paling serius sejak putaran kekerasan terakhir meletus.

Dalam serangan bus, polisi berkata ada seorang pria berumur 60 tahun tewas, dan seorang lainnya terluka dan akhirnya juga meninggal. Salah satu penyerang gugur ditembak dan penyerang lainnya dilumpuhkan oleh orang banyak.

Kepolisian Israel merilis rekaman yang menunjukkan penyerangan kedua, yaitu seorang pria Palestina yang menabrakkan mobilnya ke arah pejalan kaki dan menyerang mereka dengan senjata mirip golok. Satu orang terbunuh dan si penyerang ditembak.

Polisi mengatakan, si penyerang, yang bekerja untuk grup telekomunikasi terbesar Israel, Bezeq dan menggunakan mobil perusahaan dalam penyerangan, kemudian meninggal karena luka-lukanya.

Video tersebut telah memainkan peran penting dalam aksi Intifada Al-Quds. Benyamin Netanyahu berulang kali menuduh Palestina dan pemimpin Islam telah menebar kedustaan.

“Saya bilang kepada Otoritas Palestina, jangan ubah pembunuh menjadi pahlawan, “ demikian katanya.

Sementara Presiden Otoritas Palestina, Mahmud Abbas, telah menyatakan untuk menentang kekerasan, tapi ia sangat tidak popular di mata rakyatnya karena kegagalan dalam pembicaraan damai dan tidak adanya harapan untuk menemukan solusi diplomatik untuk konflik tersebut.

Di sisi lain, warga Palestina juga percaya, Abbas tidak mampu mempertahankan kesucian Masjidil Aqsha, tempat suci ke-3 umat Islam seluruh dunia.*/Karina Caffinch, Jundi Iskandar

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin NetanyahuGerakan Perlawanan IslamHAMASIntifada al-QudsIntifada Ke-3Masjidil Aqshapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syeikh Aidh al-Qarni: “Saudara-saudaraku di Palestina, Allah Bersama Kalian!”
Tulisan selanjutnya GUIB Jatim: Kasus Sandal Berlafadz “Allah” Terus Akan Diproses Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
Analisis

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas

19 Oktober 2024 15:22
Analisis

NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

2 April 2024 21:00
Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?