Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Serangan Pejuang Kemerdekaan Palestina  terhadap ‘Israel’ Makin Menampakkan Kemunafikan Barat

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Oktober 2023 21:55 9:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Oktober 2023 21:55
Bagikan
Bagikan

Kebangkitan bangsa Palestina yang bertekad berjuang habis-habisan kali ini akhirnya mengungkap ‘wajah sebenarnya’ Barat di mata dunia

Hidayatullah.com | BANYAK pihak yang masih tak menyangka aksi mendadak pejuang kemerdekaan Palestuna yang meluncurkan “Operasi Taufan (Banjir) Al-Aqsha hari Sabtu pekan lalu yang sedikit banyak menunjukkan sisi lemah rezim Zionis yang diklaim perkasa di mata dunia. 

Di sisi lain, juga menunjukkan sikap dan wajah sebagian besar pemimpin Barat yang sesungguhnya ketika mengomentari eskalasi terbaru antara pejuang Palestina dan penjajah ‘Israel’.

Di antara yang pertama memberikan tanggapan adalah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, yang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban yang meninggal di ‘Israel’.

Ia juga dengan lantang menyatakan ‘Hak rezim Tel Aviv untuk mempertahankan diri tidak dapat dipertanyakan’. Sentimen serupa juga ditunjukkan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak.

Baca Juga

Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen juga menyebut ‘hak’ ‘Israel’ untuk menghalau serangan berulang yang dilancarkan Hamas. “Uni Eropa (UE) selalu mendukung rezim Tel Aviv,” katanya.

Standar ganda dan kemunafikan terang-terangan yang dilakukan para pemimpin Barat mengundang kritik dari beberapa pengguna media sosial. Beberapa pihak mempertanyakan hak Ukraina untuk mempertahankan diri dengan dukungan para pemimpin dunia, sementara kampanye agresi Rusia dikecam keras.

Situasi tersebut sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan pendudukan ‘Israel’ di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Sebelumnya, media Barat juga mendukung hak Ukraina untuk mempertahankan tanah airnya, namun mereka melabeli perjuangan Palestina melawan ‘Israel’ sebagai ‘teroris’.

Media Barat mendukung hak Ukraina untuk mempertahankan tanah airnya, namun menyebut perjuangan Palestina melawan ‘Israel’ sebagai ‘teroris’.

Media Barat mendukung hak Ukraina untuk mempertahankan tanah airnya, namun menyebut perjuangan Palestina melawan ‘Israel’ sebagai ‘teroris’.

Sebagai bentuk kecaman terhadap kemunafikan Barat, karikatur wajah perempuan yang mengibarkan bendera Palestina dan bendera Ukraina dengan satu mata tertutup dijadikan simbol kemunafikan Barat terkait pandangan mereka terhadap dua konflik tersebut.

Klip wawancara Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina, Mustafa Barghouti yang melontarkan pertanyaan retoris pun banyak dibagikan di media sosial.

“Mengapa AS mendukung Ukraina melawan agresi Rusia padahal mereka tetap berada di pihak ‘Israel’ yang terus menduduki Palestina?”

Ini bukan pertama kalinya negara-negara Barat mengambil sikap standar ganda terhadap konflik Moskow-Kiev. Awal tahun lalu, Amnesty International menerbitkan laporan yang menunjukkan kemunafikan Barat terkait isu hak asasi manusia global.

Sekretaris Jenderal organisasi tersebut, Agnes Callamard menggambarkan pendudukan wilayah Palestina sebagai hal yang sangat penting yang perlu mendapat perhatian.

“Tanpa membanding-bandingkan konflik yang terjadi, sangat jelas terlihat bahwa rakyat Palestina berada di bawah cengkraman kebijakan apartheid,” tegasnya.

Sejak akhir pekan lalu, pengguna platform X kembali membagikan klip lama yang dijuluki ‘kemunafikan’ Barat yang mengungkap pernyataan keras Anggota Parlemen Irlandia, Richard Boyd Barrett pada Maret 2022 yang mengecam standar ganda pemerintah. sikap mengenai masalah Palestina dan Ukraina.

“Anda (Barat) secara sewenang-wenang menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, namun menolak menggunakan kekuatan bahasa yang sama ketika menggambarkan perlakuan ‘Israel’ terhadap penduduk Palestina,” kata Boyd Barrett sinis.

Minggu lalu, ia sekali lagi mengutuk kemunafikan para pemimpin Barat yang terus mendukung Ukraina, namun pada saat yang sama meremehkan perjuangan Palestina.

Faktanya, para pemimpin dan media Barat sangat tidak peduli dengan penderitaan rakyat Palestina yang ditindas dengan kejam oleh rezim Zionis selama puluhan tahun.

Mereka lebih prihatin dengan kematian warga sipil di ‘Israel’ dan mencoba mendiskreditkan perlawanan Hamas, sementara warga Palestina yang tewas dalam kampanye pemboman ‘Israel’ dianggap nyawa yang tidak berharga.

Kebangkitan bangsa Palestina yang bertekad berjuang habis-habisan kali ini akhirnya mengungkap ‘wajah sebenarnya’ Barat di mata dunia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demokrasigazaHAMASHeadlineisraelpalestinawajah Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kajian: Ayah yang Punya Anak Perempuan Miliki Angka Hidup Lebih Lama
Tulisan selanjutnya Hizbullah Bagikan Video Detik-Detik Peluru Kendali Menghantam 2 Prajurit Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Berita
20 Oktober 2026 19:37
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
Analisis

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas

19 Oktober 2024 15:22
Analisis

NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

2 April 2024 21:00
Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?