Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

Kane Gamble, peretas muda Inggris, gunakan kemampuannya untuk menyuarakan protes terhadap kebijakan AS dan ‘Israel’, menyoroti isu Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2025 14:40 2:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Agustus 2025 16:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | KANE GAMBLE, nama yang mungkin kurang familiar, tetapi alias online-nya, “Cracka”, sempat mengguncang dunia keamanan siber. Remaja asal Leicestershire, Inggris ini menjadi otak di balik kelompok peretas “Crackas With Attitude” (CWA) yang berani menargetkan pejabat tinggi intelijen dan pemerintahan Amerika Serikat. Yang menarik, perjalanannya juga mencatatkan dukungan terhadap Palestina sebagai bagian dari motivasi “hacktivism”-nya.

Daftar isi
  • Motivasi Politik dan Keterkaitan dengan Palestina
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sekitar tahun 2015-2016, Gamble, yang saat itu berusia 16-17 tahun, membentuk atau menjadi anggota kunci kelompok CWA. Ia mengasah teknik peretasan dan rekayasa sosial di forum-forum bawah tanah.

Mereka bukan peretas biasa, melainkan memiliki target ambisius: lembaga intelijen dan pejabat tinggi AS.

Dengan teknik rekayasa sosial yang canggih—seperti menelepon penyedia layanan internet dan berpura-pura sebagai petugas IT—CWA berhasil membobol akun email pribadi dan data sensitif milik tokoh-tokoh penting, termasuk Direktur CIA John Brennan, Direktur Intelijen Nasional James Clapper, dan mantan Direktur FBI Robert Mueller.

Kelompok ini terkenal menggunakan teknik rekayasa sosial untuk memanipulasi orang agar memberikan data sensitif, bukan dengan serangan teknis yang canggih.

Baca Juga

Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”

Data yang mereka curi, termasuk dokumen rahasia dan kredensial login, kemudian disebarkan ke publik. Tujuannya adalah untuk mempermalukan pemerintah AS dan menunjukkan kerentanan sistem keamanan mereka.

Motivasi Politik dan Keterkaitan dengan Palestina

Motivasi utama di balik aksi peretasan Gamble adalah untuk mendukung Palestina. Menurut laporan yang diterbitkan oleh The Guardian, Gamble menyatakan ia ingin “meningkatkan kesadaran akan masalah di Palestina dan perang di Irak.”

Berikut adalah beberapa aksi dan klaim yang terkait dengan isu Palestina:

• Target Berbasis ‘Israel’: CWA pernah meretas akun email milik Ehud Barak, mantan Perdana Menteri ‘Israel’, dan membocorkan dokumen-dokumen sensitifnya. Mereka juga mengklaim telah membobol sistem Kementerian Luar Negeri ‘Israel’.

• Narasi Anti-Zionisme: Dalam pernyataan mereka, CWA secara vokal mengecam kebijakan ‘Israel’ dan menyamakan peretasan mereka sebagai “cyber retaliation” atau pembalasan siber.

• Aktivisme Digital: Meskipun aksinya ilegal, Gamble melihatnya sebagai bentuk hacktivism—aktivisme melalui peretasan—untuk menyuarakan protes terhadap dukungan AS terhadap penjajah ‘Israel’.

Pada April 2018, di usia 20 tahun, Gamble dijatuhi hukuman dua tahun penjara oleh pengadilan Inggris. Dia mengaku bersalah atas delapan tuduhan peretasan dan pemerasan terkait serangan CWA.

Kasus ini menjadi peringatan nyata tentang kerentanan sistem digital bahkan di tangan individu muda, serta bagaimana ranah siber telah menjadi medan baru untuk ekspresi perang masa kini.

Kisah Gamble menyoroti bagaimana isu global seperti penjajahan Palestina bisa menemukan ekspresi di dunia maya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hackerHeadlineperetasserangan sibersolidaritas palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump akan Usir Tunawisma dari Washington DC
Tulisan selanjutnya Masjid Cordoba Kepulan Asap Membumbung Tinggi, Masjid Agung Cordoba Selamat dari Kebakaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Berita
28 September 2026 07:00
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Ragam

Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

28 Agustus 2025 11:00
buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?