Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Trump akan Usir Tunawisma dari Washington DC

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2025 16:15 4:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2025 16:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Amerika Serikat Donald Trump, hari Ahad (10/8/2025), mengatakan akan mengusir para tunawisma dari ibu kota dan memenjarakan para kiriminal, meskipun Wali Kota Washington DC berargumen bahwa tidak ada lonjakan tindak kejahatan di sana.

Bagaimana rencana itu akan dilaksanakan masih belum jelas, tetapi seorang pejabat AS kepada Reuters mengatakan kemungkinan pemerintah akan mengerahkan pasukan dari National Guard ke Washington.

Pejabat itu mengatakan bahwa Trump belum membuat keputusan final, dan jumlah personel yang akan serta apa peran mereka di lapangan masih belum ditentukan, lansir Reuters.

Belum lama ini Trump secara sepihak memutuskan untuk mengerahkan personel National Guard ke Los Angeles guna meredam aksi protes imigrasi, sehingga mengundang protes dari para pejabat lokal di wilayah itu menentangnya.

Tidak seperti California dan negara bagian lain di AS, di mana gubernur setempat biasanya yang memutuskan kapan waktunya untuk mengerahkan personel National Guard, presiden secara langsung mengontrol National Guard di wilayah Washington DC.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Anggota National Guard, contohnya, pernah dikerahkan pada 6 Januari 2021 untuk menghadapi gerombolan pendukung Trump yang menyerbu gedung US Capitol, di mana anggota parlemen AS kala itu akan menetapkan hasil pilpres yang dimenangkan oleh Joe Biden.

“Para tunawisma hari keluar, SEGERA,” tulis Trump di platform medsos besutannya sendiri Truth Social. “Kami akan memberi kalian tempat tinggal, tetapi JAUH dari ibu kota. Para kiriminal, kalian tidak perlu angkat kaki. Kami yang akan memasukkan kalian ke penjara tempat selayaknya kalian berada.”

Gedung Putih menolak untuk memberikan penjelasan ketika ditanya kewenangan hukum apa yang akan digunakan Trump untuk mengusir orang-orang tunawisma dari Washington, karena seorang presiden AS sebenarnya hanya memiliki kontrol wilayah terbatas pada tanah dan gedung milik pemerintah federal di ibu kota itu.

Anggota parlemen di US Congress hanya memiliki kontrol terhadap anggaran wilayah Washington DC setelah distrik itu didirikan pada 1790 dengan mengambil sebagian lahan dari negara bagian Virginia dan Maryland, tetapi masyarakat setempat yang memilih wali kota dan anggota dewan kota setempat.

Apabila Trump bermaksud mengambil alih kewenangan di kota itu, sepertinya US Congress harus terlebih dahulu meloloskan UU yang mencabut keberadaan kepemimpinan daerah setempat yang dipilih oleh rakyat.

Menurut Community Partnership, organisasi yang giat berupaya mengurangi masalah tunawisma di wilayah Washington DC, terdapat 3.782 individu yang tidak memiliki rumah dan tidur menggelandang di kota berpenduduk sekitar 700.000 jiwa itu.

Kebanyakan individu yang tidak memiliki rumah itu bisa menginap di penampungan darurat atau rumah-rumah singgah, supaya mereka tidak tidur di jalanan, kata organisasi itu.

Seorang pejabat Gedung Putih, hari Jumat, mengatakan bahwa Trump terdorong amarah untuk mengerahkan pasukan keamanan federal menyusul terjadinya serangan brutal terhadap seorang pemuda yang bekerja sebagai staf administrasi di Gedung Putih belum lama ini.

Departemen Kepolisian Washington DC mengatakan bahwa secara statistik sebenarnya kasus tindak kekerasan di wilayahnya berkurang 26 persen pada 7 bulan pertama tahun 2025, dibandingkan tahun lalu, sementara tindak kejahatan secara umum menurun sekitar 7 persen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Washington DC
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapal keluarga sandera Israel Keluarga Sandera ‘Israel’ Berlayar ke Gaza, Peringatkan: “Invasi Darat adalah Hukuman Mati”
Tulisan selanjutnya “Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?