Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kasus Spanduk “Tuhan Membusuk” Dinilai bukti Kegagalan Pendidikan Berakhlak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 September 2014 07:57 7:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 September 2014 07:57
Bagikan
Gerbang kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya
Bagikan

Hidayatullah.com—Munculnya spanduk kontroversial dalam  kegiatan Orientasi Akademik dan Cinta Almamater (OSCAAR)  Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya dinilai sebagai bentuk kegagalan dalam pendidikan akhlak.

“Kasus spanduk bertuliskan ‘Tuhan Membusuk’ membuktikan kegagalan dunia pendidikan mendidik generasi muda yang cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia,” demikian disampaikan Ketua Lajnah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Irfan S Awwas dalam rilisnya ke redaksi hidayatullah.com.

“Bukan Tuhan yang membusuk tapi hati mereka yg busuk karena menolak memberlakukan syariat Tuhan dalam kehidupan,” ujar Irfan.

Lebih jauh ia membandingkan kasus ‘Tuhan Membusuk’ di UIN Sunan Ampel Surabaya dengan kasus pelecehan di Jogkarta yang dilakukan Florence Sihombing, di mana dianggap kasus penghinaaan terhadap masyarakat Jogja yang membuatnya  harus diciduk Polda DIY.

“Mengapa pihak keamanan di Surabaya tidak menciduk panitia ospek yang telah menghina agama dan Tuhan? Apakah penghinaan terhadap makhluk Tuhan dianggap lebih berbahaya daripada penghinaan terhadap Tuhan?, “ ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dekan Fakultas Ushuluddin Dr. Muhid, M.Ag mengaku telah memanggil semua panita acara. Ia juga menampik kasus mahasiswanya sebagai penistaan Tuhan atau agama. Yang benar menurutnya ada kesalahan persepsi antara gagasan besar yang dijadikan  tema dan berdampak pada kontroversi.

“Anak-anak memahaminya bahwa apa yang terjadi selama ini bahwa nilai-nilai ketuhanan selama ini telah lepas dari masing-masing orang, itu diekspresikan panitia menjadi sebuah tema besar. Namun redaksi (tulisan dalam spanduk, red) yang berbeda,” ujarnya pada hidayatullah.com, Ahad malam.

Sementara itu, pihak panitia menolak menjelaskan kronologis kasus ini dan meminta bertemu hari Senin ini.

“Tidak bisa orang memberikan klaim-klaim, tanpa dapat konfirmasi, “ ujar Muslih salah satu panitia OSCAAR kepada hidayatullah.com Ahad malam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IAINperguruan tinggi islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Islam Malang Surati Kapolda Jatim
Tulisan selanjutnya Kota Makkah Pastikan Kebersihan Saat Musim Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII

Berita
25 Juli 2026 16:00
Mahfud MD: Aturan Pidana Terkait LGBT Bisa Diterapkan Jika Ada Kesepakatan Nasional
Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas

Terbaru

  • MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
  • Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
  • Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
  • KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara
  • Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan
  • Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik
  • Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab
  • Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
  • Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
  • Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?