Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Lensa

Lika-liku Dai di Mahulu

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2016 14:24 2:24 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 3 Oktober 2016 13:30
Bagikan
Pegiat dakwah di Kabupaten Mahakam Ulu. Setiap hari harus melalui jalanan yang rusak parah/Hidayatullah.com
Bagikan

SEORANG pengendara sepeda motor dibantu dua orang pria berupaya melewati kubangan air di salah satu ruas sebuah jalan raya yang rusak.

Sang pengendara adalah salah satu dai yang bertugas di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur.

Edy Harianto (36 tahun), pengendara lainnya yang berbadan subur, tampak berjibaku melintasi jalanan yang sama pada ruas berbeda.

“(Itu) di Kampung Long Melaham, Kabupaten Mahakam Ulu. Ini jalan menuju RSUD Mahulu. Motor Honda Blade (itu) dari BMH Balikpapan,” terang Edy kepada hidayatullah.com, Senin (03/10/2016), melalui obrolan jarak jauh. Gambar ini diambil beberapa waktu lalu.

Edy Harianto. [Dok. Taufiq]
Edy Harianto. [Dok. Taufiq]
Ia mengaku biasa melintasi rute tersebut. “Seminggu bisa dua kali, kalau ada perlu ke Ujoh Bilang,” ujarnya menyebut nama Ibu Kota Kabupaten Mahulu.

Baca Juga

[Berita Foto] Lesunya Pasar Tradisional, Dorong UMKM Optimalkan Penjualan Online melalui Shopee
[Foto] Selalu Terdepan Wujudkan Rumah Impian
Melihat dari Dekat Pembangkit Listrik Biogas Gamping
Layanan TIKI Jangkau hingga Pelosok Negeri
Pengusaha Reptil Sukses Bersama TIKI

Jika hujan, jalanan jadi becek. Tanah berlubang pun digenangi air. Jika jalanan mengering, tanah jadi mengeras, menyisakan lubang-lubang.

Saat jalanan mengering. [Dok. Taufiq]
Saat jalanan mengering. [Dok. Taufiq]
Sepeda motor bersimbah lumpur dan tanah jadi suatu kemutlakan di sini. Tapi tak perlu mencari pencucian khusus layaknya di perkotaan. Tinggal bawa saja ke sungai. [Baca juga: Setelah 11 Tahun, Muslimin Mahakam Ulu Baru Rasakan Daging Qurban]

Jalanan yang tidak kondusif tentu saja rentan menimbulkan kecelakaan. Dan itu biasa terjadi bagi para dai Hidayatullah Mahulu tersebut.

Terjatuh. [Dok. Taufiq]
Terjatuh. [Dok. Taufiq]
Tantangan lain hidup di pedalaman Mahulu adalah susahnya mendapatkan sinyal jaringan telepon seluler (HP).

M Taufiq, dai lainnya, misalnya, untuk dapat sinyal ia harus naik ke atas batu besar.

“Sinyal HP hanya ada di Ujoh Bilang, itu pun cuma 2G. Jadi kalau mau telepon di rumah kontrakan, teman-teman harus keluar kampung nyari titik-titik sinyal,” ungkap Edy.

Cari sinyal HP dan mencuci motor.Terjatuh. [Dok. Taufiq]
Cari sinyal HP dan mencuci motor.Terjatuh. [Dok. Taufiq]
Namun demikian, tentu banyak hal yang menggembirakan dalam berdakwah, termasuk yang satu ini.

“Sebulan yang lalu (jalan tersebut) sudah ditimbun tanah berbatu kecil/koral,” ungkap Edy. Alhamdulillah, semoga perjalanan dakwahnya semakin lancar!*

 

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BMHdaidai pedalamanDai TangguhdakwahHidayatullahjalan rayalika-likuLong MelahamMahakam UluMahulupedalaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FOSIMATA Kupang Turut Semarakkan Tahun Baru Islam
Tulisan selanjutnya Heppy Trenggono: Kesadaran Masyarakat Penting Atasi Masalah Ekonomi Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaLensa

[Foto] Cepat dan Hemat Pakai Kuota Edukasi Indosat

6 November 2023 18:24
BeritaLensa

Semangat Guru Tunanetra Mengajar

31 Oktober 2023 17:47
BeritaLensa

Program Dekarbonisasi PTBA Tanjung Enim

20 Oktober 2023 20:49
BeritaLensa

Museum Batu Bara, Nilai Tambah untuk Indonesia

20 Oktober 2023 12:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?