Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

‘Jumat Kemarahan’, Umat Islam di Berbagai Kota Ingin Polisi Tangkap Ahok

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2016 06:05 6:05 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Oktober 2016 06:05
Bagikan
Sekitar 10 ribu warga Muslim Jakarta mendesak polisi memproses dugaan Penistaan Agama yang dilakukan Basuki T Purnama
Bagikan

Hidayatullah.com—Aksi ‘Jumat Kemarahan’ yang mendesak polisi memproses Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diduga melakukan penistaan agama juga berlangsung di berbagai kota di Indonesia.

Di Medan, ribuan massa ormas Islam menggelar aksi unjuk rasa mengecam ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pulau Seribu yang dinilai menista agama Islam. Usai shalat Jumat di Masjid Agung Jalan Diponegoro Medan,  massa menggelar longmarch ke Polrestabes Medan dan melaporkan kasus itu. Saat sampai di lokasi massa diguyur hujan deras.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, dengan kondisi basah kuyup menjumpai pengunjuk rasa yang datang untuk melaporkan Ahok. Salah seorang pengunjukrasa mengatakan, mengecam keras tindakan penistaan Agama, yang dilakukan Ahok.

“Kami mendesak kepolisian agar memproses laporan ini sesuai dengan hukum,” kata anggota Ormas Islam itu.

Sebelumnya, ribuan umat Islam yang berasal dari berbagai elemen dan Ormas Islam menggelar Tablik Akbar di Masjid Agung Medan, usai Shalat Jumat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Puluhan Ribu Umat Islam Turun ke Jalan Tuntut Tangkap Ahok

Tablik Akbar tersebut diawali dengan pembacaan kitab suci Al-Quran, tausiyah dari Ustadz Heriansyah, Ustadz Latif Khan, Ustadz Azwir Ibnu Aziz dan diakhiri dengan melaporkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Polrestabes Medan terkait penistaan ayat suci Al-Quran yang dilakukan Ahok.

Tegal

Di Tegal, ribuan massa dari Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah Kota Tegal bersatu turun ke jalan mengecam pernyataan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok atas tentang Surat Al-Maidah:51 beberapa waktu lalu.

Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tegal, Nadirin Maskha usai megikuti aksi, Jumat (14/10/16) mengatakan aksi damai kali ini tidak ada kaitannya dengan gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jakarta. Tapi karena penistaan terhadap Al Quran.

“Kami dari Muhammadiyah maupun Nahdatul Ulama (NU), sebagai umat Islam merasa tersinggung dengan ucapan Ahok,” ujar Nadirin, didampingi Ketua PCNU Kota Tegal, Abdal Hakim.

Nadirin yang juga koordinator aksi mengatakan selain mengecam pernyataan Ahok, aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Bentuk dukungan itu kami serahkan kepada Kepolisian dan DPRD, agar bisa diteruskan ke pusat,”jelasnya.

demo-ahok-di-tegal2
Demo elemen Islam Tegal usai shalat Jumat

Solo

Umat Islam  di Solo, Jawa Tengah juga menggelar aksi turun jalan sebagai reaksi  yang dilakukan dengan berjalan kaki dari Kota Barat menuju Mapolresta Solo itu untuk mendesak polisi segera mengusut kasus Calon Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Ribuan orang mengatasnamakan Laskar Umat Islam Surakarta, Dewan Syariah Kota Surakarta, Laskar Hizbullah, santri Pesantren Al-Mukmin Ngruki, dan elemen lainnya berjalan dari Masjid Kota Barat, Solo menuju Mapolresta Solo yang berjarak sekitar 1,2 kilometer.

Para demonstran terlihat membawa berbagai poster kecaman terhadap Ahok, di antaranya “Tangkap dan Adili Ahok”.

Menurut massa, MUI Pusat sudah menyimpulkan pernyataan Ahok sebagai penghinaan terhadap Al-Quran dan menghina ulama yang memiliki konsekuensi hukum harus ditindak tegas.

Magelang

Di Magelang, ribuan kaum Muslim yang tergabung dalam Front Aliansi Umat Islam Bersatu berunjuk rasa di kota Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Unjuk rasa yang berlangsung di Jalan Pemuda Muntilan tersebut berlangsung usai shalat Jumat untuk mendukung keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang penistaan yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terhadap Al-Quran dan laporan MUI ke kepolisian.

Dikutip laman Republika, Front Aliansi Umat Islam Bersatu meminta kepada Kompolnas, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat untuk mengawal Polri menegakkan hukum untuk segera memproses pengaduan masyarakat guna menegakkan keadilan agar jangan sampai mengorbankan keutuhan bangsa.

Selain itu, katanya Front Aliansi Umat Islam Bersatu mengajak seluruh umat Islam untuk mengawal pernyataan sikap MUI dengan terus berdoa dan menggerakkan potensi umat yang ada demi terjaganya marwah umat Islam dan bangsa Indonesia.

Sampit

Aksi ‘Jumat Kemarahan’ juga berlangsung di  Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Demonstrasi protes terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dinilai telah melukai perasaan umat Islam.

“Aksi kami memang tidak ada orasi, jadi hanya membentangkan spanduk dan membagikan selebaran berisi pernyataan sikap. Ini sebagai bentuk reaksi keras terhadap pernyataan Ahok,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah II Hizbut Tahrir Indonesia Kotawaringin Timur, Muhammad Nur Hidayah, di Sampit, Jumat.

Sementara itu, di tengah kemarahan umat, di hari yang sama Jumat siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Ignasius Jonan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Arcandra Tahar sebagai Wakilnya di Istana Negara.

Pada sore harinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuju Pulau Datok, Kalimantan Barat, untuk mengikuti acara Sail Karimata yang diadakan hari Sabtu. Pada malam hari di Pulau Datok, Presiden tidak langsung beristirahat, namun menyempatkan untuk blusukan menuju pasar malam di Pelataran Pantai Pulau Datok, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

Sampai hari ini tak ada pernyatan dari Presiden Joko Widodo terkait kemarahan umat Islam atas dugaan penistaan agama yang dilakukan  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang sampai hari ini menimbulkan keresehan umat Islam.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahok menghina alquranBasuki Tjahaja Purnamajumat kemarahanpenistaan agamapetisi bela islamsurat al-Maidah 51.tangkap ahokulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Puluhan Ribu Umat Islam Turun ke Jalan Tuntut Tangkap Ahok
Tulisan selanjutnya Bebaskan Dirimu dari Belenggu Ketakutan pada Selain Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?