Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat: Ahok Diproses Hukum Bikin Elektabilitasnya Makin Anjlok

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2016 07:54 7:54 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 17 Oktober 2016 07:45
Bagikan
Aksi damai umat Islam desak polisi segera menangkap Ahok di Jakarta, Jumat (14/10/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, menilai, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang juga petahana pada Pilkada 2017 semakin terpuruk.

Hal itu, kata dia, terjadi jika kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok dibawa ke ranah hukum.

“Faktor yang akan memperparah posisi Ahok jika perkaranya masuk ke ranah hukum. Ada proses hukum yang harus diikuti Ahok yang cukup membuang energi. Tentu itu memberi pengaruh terhadap persepsi publik,” ujar Badrun di Jakarta, Ahad (16/10/2016) dikutip Antara.

“Persepsi publik yang negatif terhadap Ahok, itulah yang memungkinkan makin rendahnya elektabilitas Ahok,” tambahnya.

Sebelumnya, Ahok dikecam keras oleh publik akibat pernyataannya menyinggung al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 51 di hadapan warga Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, bulan lalu. [Baca: Ahok Dikecam Bilang “Jangan Percaya Dibohongi Pakai Surat Al-Maidah”]

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Saat menyampaikan pernyataan itu, Ahok mengenakan pakaian dinas gubernur. Kehadirannya di sana pun dalam rangka kunjungan kerja.

“Kemungkinan elektabilitas Ahok turun karena posisi pernyataannya memicu isu SARA. Apalagi hal itu disampaikan saat Ahok berbaju dinas di tengah sejumlah pejabat dan masyarakat setempat di Kepulauan Seribu,” jelas Badrun yang juga pengajar ilmu politik dan sosiologi di UNJ.

Ia menambahkan, “Mengemukakan pernyataan terkait serangan lawan politik dalam pilkada saat menggunakan baju dinas sudah menjadi persoalan tersendiri, apalagi memicu SARA.”

Badrun mengatakan, jika terbukti melanggar hukum, maka konsentrasi Ahok akan terpecah-pecah. Antara lain menghabiskan waktu untuk menyelesaikan kasusnya hingga berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Dia menyarankan agar Ahok mengubah pola komunikasi politik di hadapan publik, agar tidak perlu lagi melontarkan kalimat-kalimat yang justru menjerumuskan diri sendiri.

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Ardian Sopa mengemukakan, hasil surveinya menyatakan isu agama akan menggerus tingkat keterpilihan (elektabilitas) calon petahana Ahok-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta 2017. [Baca: Elektabilitas Ahok Turun Karena Penyataannya terkait Al-Quran]

Ahok Diminta Jujur

Terpisah, peneliti dan pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, menyatakan Ahok sebaiknya berkata jujur kepada masyarakat alasan dia menyinggung Al-Maidah:51 itu.

“Ini akumulasi, ini merupakan hasil investasi dari tutur kata dan perilaku Pak Ahok. Kalau mau, dia harus mengevaluasi diri, mawas diri dan katakan sejujurnya kepada masyarakat,” ujar Zuhro di Jakarta, Ahad kemarin kepada Antara.

“Jadi ada semacam pernyataan yang bersungguh-sungguh dan murni, bukan keterpaksaan bahwa dia (Ahok) mengakui telah melakukan itu,” lanjutnya.

Menurut Zuhro, perkataan jujur itu jauh lebih logis dan memberikan nalar rasional yang lebih dipahami ketimbangan berbicara ala kadarnya.

“Dalam kehidupan, nuansa batin yang jujur itu bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan Ahok agar tidak menyinggung masalah agama yang menjadi hal sensitif karena terkait dengan kepercayaan.

Pada bagian lain, peneliti LIPI itu juga mengatakan jika Ahok ingin menunjukkan pribadi yang “apa adanya” ke hadapan publik, maka Ahok juga harus tampil apa-adanya untuk mengakui telah melakukan kekeliruan.

Sebelum itu, LSI pimpinan Denny JA juga telah merilis hasil surveinya yang memprediksi Ahok berpotensi kalah pada Pilkada DKI 2017. [Baca: Survei LSI: Ahok Potensi Kalah]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahok menghina alquranAhok Potensi KalahBasuki Tjahaja PurnamaGubernur DKI JakartaLIPIpenelitipengamatPilkada DKI Jakarta 2017politikSiti ZuhroUbedilah Badrun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Balikpapan, 35 Pelajar Raih Sanad pada Daurah Al-Qur’an
Tulisan selanjutnya Peringatan Hari Solidaritas Palestina Digelar di Bandung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?