Hidayatullah.com– Ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok kembali menuai kecaman. Gara-garanya adalah pernyataan Ahok yang menyinggung soal al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 51.
Awalnya, pada sebuah acara di Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Ahok membahas tentang rencana suatu program. Ahok lalu mengaitkan rencana itu dengan agenda Pilkada DKI Jakarta 2017 dan posisi dirinya sebagai petahana non-Muslim.
Ahok kepada warga mengatakan, “Jadi, jangan percaya sama orang, bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya. …Dibohongi pakai Surat Al-Maidah (ayat) 51 macem-macem itu. Itu hak bapak-ibu ya!”
Pernyataan Ahok tersebut ditayangkan dalam video yang diunggah akun resmi Pemprov DKI ke laman Youtube tertanggal 28 September 2016. Acara itu berlangsung sehari sebelumnya, Selasa (27/09/2016).
Gubernur yang pernah menyebut kotoran makhluk hidup dalam tayangan langsung sebuah stasiun TV ini pun mengatakan, “Jadi kalau bapak ibu perasaan ‘nggak bisa pilih (Ahok) nih karena saya takut masuk neraka’, dibodohin gitu ya, nggak apa-apa. Karena ini, kan, panggilan pribadi bapak ibu.”
Seperti diketahui, Surat Al-Maidah ayat 51 selama ini dijadikan sebagai salah satu dalil bagi umat Islam yang menolak menjadikan orang non-Muslim sebagai pemimpin.
Menjadi Viral
Video tersebut belakangan ini menyebar ke berbagai jejaring sosial (mem-viral). Baik di Facebook, grup-grup WhatsApp, pun Twitter.
Para netizen melontarkan kecamannya atas pernyataan Ahok yang dinilai telah menyinggung perasaan umat Islam.
“INI ORANG SUDAH SENTIMEN SARA. Bilang pada dibohongi Surat Al Maidah 51. Untung orang Islam tak menyakiti fisiknya,” kicau akun Twitter Mustofa Nahra @TofaLemon.
Netizen dengan akun Tendang Ahox @Andi_darek mengatakan, “Ini pelecehan udah keterlaluan pada Islam, ahok bilang pada dibohongi Surat Al Maidah 51.”
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil A Simanjuntak, turut mengecam pernyataan Ahok tersebut.
“Pak @basuki_btp mengatakan dibodoh-bodohi Surat Al-maidah, terang penghinaan terhadap keberagaman dan Pancasila, bukan cuma umat Islam,” ujarnya melalui akun @Dahnilanzar, Kamis (06/10/2016) sembari menandai akun Ahok.
“Saya menghormati bila Anda (Ahok. Red) terus menjaga komitmen antikorupsi misalnya, tetapi @basuki_btp ucapan ‘dibodohi Surat Al maidah’ sangat mengganggu,” lanjut Dahnil berkicau.
Kicauan “Al Maidah” pun menjadi tema paling sering atau menjadi tren dibahas di ranah Twitter (trending topic).
Sementara itu, baru-baru ini muncul sebuah petisi yang berjudul “AHOK! JANGAN LECEHKAN AYAT AL QUR’AN”.*