Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Kaya Kuwait Akan Hapus Semua Subsidi Pada 2020

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 November 2016 11:54 11:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 November 2016 11:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu negara terkaya di kawasan Teluk, Kuwait, mengalami tekanan finansial seiring dengan rendahnya hanya minyak dunia. Oleh karena itu pemerintah berencana menghapus semua bentuk subsidi publik pada tahun 2020.

Sebuah komite, yang dibentuk oleh Kementerian Keuangan untuk mengkaji semua subsidi publik, mengatakan berencana mengurangi subsidi yang diberikan kepada rakyat secara bertahap dan akan dituntaskan pada 2020. Demikian menurut laporan koran lokal Al-Qabas hari Senin (31/10/2016) seperti dilansir AFP.

Pada tahun anggaran saat ini saja, subsidi publik dan bantuan sosial diperkirakan lebih dari $3 miliar, sekitar 5 persen dari proyeksi pengeluaran.

Kerajaan kaya minyak itu sebelumnya sudah mencabut subsidi bensin dan solar, yang sekarang dijual ke rakyat dengan harga mengikuti harga minyak dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan September lalu, tindakan Kuwait mencabut sebagian subsidi bahan bakar menyulut krisis politik yang mengakibatkan pembubaran parlemen dan seruan agar pemilu baru segera digelar.

Sebelum parlemen dibubarkan, pemerintah berhasil mendapatkan dukungan untuk menaikkan tarif listrik dan air bagi warga asing dan kalangan bisnis. Warga Kuwait dikecualikan dari kebijakan itu.

Meskipun menaikkan harga BBM, pemerintah bersedia memberikan kompensasi ke publik berupa 75 liter bahan bakar perbulan bagi setiap pengemudi.

Kuwait menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sekitar 40 sampai 80 persen tergantung jenisnya, yang berlaku efektif sejak 1 September lalu.

Kenaikan harga itu merupakan yang pertama dilakukan Kuwait sejak 1998.

Negara anggota OPEC tersebut mengalami defisit anggaran 4,6 miliar dinar (sekitar $15,3 miliar) pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret silam, menurut data resmi.

Kuwait memperkirakan pada tahun anggaran baru yang dimulai 1 April kemarin akan mengalami defisit $29 miliar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Ahok, Aa Gym: Pak Jokowi, ini Penting-Genting, Serius!
Tulisan selanjutnya Sekjen OKI Iyad Madani Mengundurkan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Berita
27 Agustus 2026 14:15
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?