Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Alami Kerugian Besar di Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2003 11:03 11:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2003 11:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah–Sebuah koran Jerman memberitakan ketidakmampuan AS menguasai keadaan di Iraq menjadikan negara itu mengalami kerugian besar.

Koran Tags Spiegel menulis, melihat bahwa Bush telah mengumumkan berakhirnya perang di Iraq, maka munculnya berbagai aksi destruktif dan terorisme setelah pengumuman tersebut, menciptakan kondisi yang serba sulit bagi AS.

Sementara itu, Donald Rumsfeld, Menhan AS mengumumkan, saat ini 129 ribu pasukan AS berada di Iraq dan menguasai keadaan dengan baik.

Tags Spiegel menulis, berbagai peristiwa terakhir di Iraq dan Palestina pendudukan membuktikan adanya hari-hari sulit bagi Bush. Karena presiden AS ini tengah berusaha keras mempertahankan gelas pahlawan perang di Iraq, guna mengangkat posisinya dalam persaingan pemilihan presiden AS mendatang.

George Bush, di depan para wartawan di Seatle mengatakan, ” kami memerlukan pasukan yang lebih besar di Iraq”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seraya menyambut gembira pengiriman pasukan militer dari negara-negara lain ke Iraq, Bush menambahkan, pasukan-pasukan asing dalam jumlah yang lebih besar akan datang ke Iraq.

Bush menyebut peperangan di Iraq mirip dengan peperangan melawan Al-Qaidah. Menurutnya, Iraq sedang berubah menjadi sebuah negara di mana perang melawan terorisme di sana akan berlanjut terus menerus.

Pernyataan Bush ini mengindikasikan kekhawatiran mendalam AS terhadap meningkatnya ketidakamanan di Iraq.

Dukungan Bush Menurun

Newsweek dalam penelitian terbaru yang diumumkan kemarin malam mendapati 49 persen rakyat AS berhasrat untuk tidak lagi memilih Bush, jika pemilu diadakan sekarang. Sementara 44 persen juga menyatakan mereka akan terus memilih Presiden itu.

Hanya 23 persen responden mengatakan, masalah terorisme dan keselamatan dalam negara menjadi isu paling penting saat pemilu November 2004 nanti, sementara 48 persen mengatakan bahwa faktor ekonomi dan pekerjaan menjadi perhatian mereka saat memilih Presiden nanti.

Hasil penelitian juga menunjukkan, 69 persen responden percaya AS akan gagal di Iraq negara tidak diperintah oleh rakyatnya sendiri.

Mayorutas responden juga percaya, kemungkinan jumlah penambahan pasukan AS justru akan menjadi ancaman keselamatan di negara itu. (ririb/afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polwan Muslim AS Dorong Seragam Berjilbab
Tulisan selanjutnya AS Terus Kurangi Jumlah Pasukannya di Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?