Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kapolri ‘Pertanyakan’ Fatwa MUI, FP DivHumas Polri “Dikeroyok Balok” oleh Netizen

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 17 Januari 2017 20:59 8:59 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 17 Januari 2017 20:59
Bagikan
Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Sabtu (26/11/2016), menunjukkan gambar unggahan foto 'rush money' di facebook oleh AR.
Bagikan

Hidayatullah.com– Divisi Humas Polri melalui fans page (FP)-nya @DivHumasPolri menyampaikan salah satu hasil Focus Group Discussion (FGD) soal Fatwa MUI dan Hukum Positif.

FGD tersebut digelar di ruang Lounge Adhi pradana Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan, dengan pembicara Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin dan mantan Ketua MK Prof Mahfud MD, Selasa (17/01/2017).

Terkait GMBI, Komnas HAM Minta Kapolda Jabar Hindari Langkah Bernuansa Adu Domba

Alih-alih diterima publik, penyampaian Divhumas Polri itu malah jadi bahan “keroyokan” masyarakat pengguna media sosial internet (netizen) terhadap kepolisian.

Para netizen pun ramai-ramai menyudutkan atau mem-bully kepolisian dengan istilah ‘balok’.

“#TurnBackBalook,” tulis netizen dengan nama akun M Fran Raiz Nasution, yang berdasarkan penelusuran hidayatullah.com, sebagai komentator pertama unggahan tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Balok graaaaak,” tulis Qubil Bani Adam.

“Om balok om,” ujar Ficki Yahya memplesetkan tren guyonan netizen terkini.

Nasrul Aziz malah menukas, setiap kali merilis berita, DivHumas Polri selalu di-bully dengan “balok” oleh netizen.

“Om angkat kasus balok om, please, mangnya ga kesel ya tiap kali buat berita terkini yang komen ngomonginnya balok???????,” sebutnya.

[Foto] Aksi ”Copot Kapolda Preman!”

Harun Ramsey:

“Mana suara mu polisi untuk tegas menangkap balok…ky’y sepi” aja diberita mainstrem.. Apakah nunggu di demo model ahok dulu baru kalian bergerak..”

“Hanya yg tidak paham Islam yg mempermasalahkan fatwa MUI. Sehat pak? #savebalok,” tulis Raden Kian Santang.

Sementara, netizen dengan akun Reski Gunawan berkomentar:

“Pak kami nunggu komando pak, kami siap megang #balok kalau ada fatwa pak… Ulama kami di kriminalisasi pak… Jangan ulama kami pula yg di dikte pak, kalau menurut pendapat saya justru POLRI lah yang sudah ditunggangi kepentingan suatu GOLONGAN … Itu yg kami curigai, cukup keadilan saja pak yg kalian tegakkan… Maka kami akan patuh terhadap hukum pak, jangan kalian ajari rakyat melawan kalian pak… Mari bergandeng tangan menyongsong indonesia lebih baik lagi pak…. TEGAKKAN KEADILAN SEADIL2NYA…”

Penelusuran hidayatullah.com hingga Selasa sekitar pukul 19.12 WIB, unggahan FP DivHumas Polri itu sudah dihujani 565 komentar yang mayoritas menyindir kepolisian dengan “balok”.

Unggahan yang dilengkapi foto Kiai Ma’ruf Amin berdampingan dengan Tito Karnavian itu dibagikan sebanyak 116 kali.

Datangi Mabes Polri, Ribuan Umat Islam Tuntut Polisi Adil Tegakkan Hukum atas GMBI

Penyampaian Kapolri

Apa yang disampaikan Divhumas Polri dalam FP yang dihujani kritikan itu? Melalui halaman Facebook itu, dipaparkan penyampaian Kapolri Tito dalam pembukaannya pada FGD itu.

Tito mengatakan, MUI adalah lembaga penting dalam hidup bernegara (ilmu keislaman) yang telah banyak mengeluarkan fatwa.

PW Muhammadiyah Jabar Mengaku Tak Pernah Mengecam FPI

Namun belakangan ini, kata Kapolri di situ, fatwa MUI berimplikasi luas, memberikan dampak pada stabilitas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta dapat berpengaruh ke sistem hukum di Indonesia.

“Ini menimbulkan pertanyaan-pertanyaan bagi kita tentang fatwa MUI hukum positif atau tidak. Kalau ini hukum positif, apa risikonya? Kalau bukan hukum positif, apakah betul harus ditegakkan? Kalau harus ditegakkan, siapa yang harus menegakkan? Kalau disosialisasikan, siapa yang mensosialisasikan? Dengan cara seperti apa mensosialisasikan?” tulisnya.

Kapolri dalam unggahan itu juga sempat menyindir Aksi Super Damai 212 alias Aksi Bela Islam III di Jakarta, Jumat (02/12/2016) lalu.

Penyampaian itu, menurut salah satu netizen dengan nama Rusyadi Hidayat, menunjukkan keputusasaan Kapolri. “Dan hendak menggiring massa untuk menyalahkan MUI yang mengeluarkan Fatwa tanpa koordinasi. Emangnya ulama itu apa?” tulisnya.

Sayangkan Kekerasan Dekat Mapolda, Aliansi Ormas Islam Desak Kapolda Jabar Anton Dicopot

Foto sejumlah oknum ormas diduga GMBI menyerang salah seorang anggota massa umat Islam (berpakaian putih) seusai mengawal pemeriksaan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Kamis (12/01/2017) yang viral di media sosial.
Foto sejumlah oknum ormas diduga GMBI menyerang salah seorang anggota massa umat Islam (berpakaian putih) seusai mengawal pemeriksaan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Kamis (12/01/2017) yang viral di media sosial.

Kenapa Balok?

Bisa dipastikan, istilah “balok” dicuatkan para pengguna media sosial merujuk kasus kekerasan terhadap massa umat Islam di Bandung, depan Mapolda Jawa Barat, Kamis (12/01/2017) lalu.

Saat itu, banyak massa dan kendaraannya diserang serta dirusak oleh diduga kuat anggota LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Kapolda Jabar Anton Charliyan merupakan Ketua Dewan Pembina GMBI.

Sejumlah Anggota FPI Diserang Anggota Ormas Seusai Kawal Pemeriksaan Habib Rizieq

Penyerangan di Bandung itu di antaranya menggunakan benda tumpul seperti balok. Berbagai foto dan video kekerasan itu menyebar luas tanpa sensor di berbagai media sosial.

“Apa kabar tentang pertanggungjawaban pihak GMBI kepada anggota FPI yang patah tulang dikeroyok? #balokmelayangbikinpatahtulang,” tulis netizen lain, Muhamad Ramdoni. Kasus itu memang menelan sejumlah korban luka dan patah tulang.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:balokbullyfacebookfans pageFatwa MUIFGDGerakan Masyarakat Bawah IndonesiaGMBIHumas PolriinternetKapolrikekerasanKH ma'ruf AminMahfud MDmedia sosialnetizenpolisiTito Karnavian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salah Tulis, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa pada Sidang Keenam Ahok
Tulisan selanjutnya Komisi III DPR akan Panggil Kapolri Terkait Kasus GMBI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?