Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Akhir Zaman

Saat Musuh Islam Mendukung Kegiatan-kegiatan Tampak Islami

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2021 10:50 10:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2021 10:50
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

DALAM sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah Shalallaahu ‘Alahi Wasallam bersabda, “Dajjal akan keluar ketika agama telah ditinggalkan dan manusia jauh dari ilmu. Dajjal akan melakukan perjalanan selama 40 hari di muka bumi, sehari (pertama) bagai setahun, sehari (kedua) bagai sebulan, dan sehari (ketiga) bagai sepekan, kemudian hari-hari berikutnya sama dengan hari-hari kalian ini.”

Pada riwayat di atas Rasulullah mengisyaratkan kondisi yang akan dialami oleh umat Islam di saat al Mahdi keluar (sebab Imam Mahdi muncul sebelum keluarnya Dajjal). Saat itu kebodohan manusia dan jauhnya mereka dari ilmu dan agama benar-benar merata.

Keputusan mereka tidak diselesaikan dengan hujjah dan dalil, melainkan hanya dengan akal dan nafsu. Hukum yang berlaku adalah hukum setan dan sekutu-sekutunya. Motifnya adalah syahwat, dan parameternya syubhat. Para ruwaibidhah bermunculan dengan fatwa-fatwanya yang menyesatkan umat.

Kejahilan yang dimaksud tentu saja bukan jahil dalam arti bahwa mereka sama sekali tidak mengerti amalan dan perintah dalam Islam. Boleh jadi saat itu syiar-syiar Islam tampak marak dan hal-hal yang berbau Islami juga mendominasi. Perayaan-perayaan keagamaan dan simbol-simbol religius seakan-akan menjadi ciri khas banyak orang Islam saat itu.

Secara fisik juga nampak dari munculnya bangunan-bangunan masjid yang megah, lembaga-lembaga pendidikan Islam, juga universitas yang di dalamnya di ajarkan ilmu-ilmu Islam. Lebih hebat lagi banyaknya tayangan-tayangan TV yang bernuansakan Islam. Tabloid dan media-media cetak maupun elektronik lainnya juga berlomba-lomba membawakan pesan-pesan Islam. Bahkan, boleh jadi musuh-musuh Islam juga memberikan dukungan dan akan mengucurkan dana mereka untuk kegiatan-kegiatan yang seakan nampak Islami.

Baca Juga

Waspada Akhir Zaman: Merebaknya Ulama Sū’
Fenomena Salju Akhir Zaman di Jazirah Arab dan Kedatangan Imam Mahdi
Burung ‘Al-Bukht’: Pasukan yang Diutus Allah untuk Membersihkan Bangkai Ya’juj dan Ma’juj
Kendaraan Dajjal di Akhir Zaman
70.000 Pengikut Dajjal dari Iran? Baca Hadits Berikut!

Di saat para pengusung simbol-simbol keislaman itu berbangga dengan apa yang telah mereka lakukan, di saat syiar-syiar Islam nampak marak menghiasi setiap momen keagamaan, di situlah mereka mengira bahwa semacam itulah Islam sebenarnya; Islam yang moderat dan menyejukkan, Islam yang penuh toleran dan menebarkan kasih sayang.

Padahal, hakikatnya adalah Islam yang menyejukkan para thaghut dan musuh, Islam yang memberikan keuntungan para pemilik industri perfilman dan bisnis, Islam yang mendapatkan sambutan hangat dan tepuk tangan dari kafir Barat, Islam yang bisa menampung energi kesalehan dan kemaksiatan, Islam yang lebih memuliakan orang-orang jahat, fasik, dan munafik daripada orang-orang beriman sendiri, Islam yang lebih membumi dan lebih lokalis dengan tetap mempertahankan budaya, adat-istiadat, dan kebiasaan setempat dengan mengesampingkan sunnah-sunnah Rasulullah.

Di sinilah letak kejahilan yang sesungguhnya. Jadi, kejahilan yang dimaksud dalam hadits di atas lebih mengarah kepada kejahilan terhadap wajibnya untuk bersikap totalitas dalam berislam; akidah, syariah, akhlak, politik, sosial dan manhaj dalam seluruh kehidupan. Bukan jahil dalam arti tidak bisa baca tulis atau gagap teknologi.

Jika hal ini terjadi pada kaum Muslimin (mereka memahami Islam secara kaffah), tentu saja akan berimplikasi pada kemarahan para thaghut. Dari sini mereka menginginkan agar kaum Muslimin jauh dari ajaran mereka yang sesungguhnya, khususnya dalam persoalan kembali kepada syariat Islam pada seluruh dimensi hidup mereka.

Kewajiban jihad memerangi musuh-musuh Islam — dengan segala maknanya telah menjadi asing. Al-wala wal bara’ telah kabur dan samar, bahkan tidak sedikit dari kaum Muslimin yang menjadi kaki tangan thaghut kafir dan membantu mereka dalam memerangi jihad dan mujahidin.

Kejahilan yang sesungguhnya adalah ketika mereka menukar tauhid dengan syirik, menukar syariat yang suci dengan demokrasi liberal yang kotor, menukar wahyu (Al-Qur’an dan As-Sunnah) dengan akal yang dangkal, dan menukar kecintaan mereka kepada orang orang yang berpegang teguh dengan syariat dengan kebencian, hingga akhirnya mereka lebih mencintai kekufuran dan orang orang kafir.

Tepat sebagaimana digambarkan oleh Rasulullah, “Sesungguhnya akan datang kepada manusia tahun-tahun tipu daya, di mana pendusta dibenarkan, sedangkan orang jujur didustakan, pengkhianat dipercaya, sedangkan orang amanat dianggap pengkhianat. Di masa itu ruwaibidhah berbicara. Beliau ditanya, “Apakah ruwaibidhah itu? Beliau bersabda, “Orang bodoh yang berbicara persoalan yang banyak.”

Inilah zaman yang dikatakan Rasulullah sebagai puncak kezaliman dan kecurangan. Para penegak hukum Allah dituding sebagai teroris yang menjadi biang keladi kerusakan dunia, ideologi mereka dituduh iblis, dan Nabi mereka difitnah dengan keji.

Kaum Muslimin dikepung dari seluruh dunia. Dunia terasa sempit bagai setiap mukmin, tidak ada tempat berlari atau wilayah aman untuk tegaknya hukum-hukum Allah.

Al Mahdi akan muncul di saat fitnah benar-benar tidak ada jalan keluar, saat kaum muslimin telah mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaga mereka untuk menegakkan seruan-Nya, namun kebengisan musuh dan makarnya semakin menggila. Di saat itu Al Mahdi akan datang memerangi kezaliman, menaklukkan seluruh dunia, hingga benar-benar hanya Allah yang di sembah.*/Ari Fathur Rahman (dari buku Nubuwat Perang Akhir Zaman karya Abu Fatiah Al Adnani)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanal mahdiDajjal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kenakalan Anak: Kenali Sebabnya, Jangan Nafikan
Tulisan selanjutnya Umkm surabaya “Gerobak Biru” untuk Pelaku UMKM Surabaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Akhir Zaman

Tanda Akhir Zaman: Ketika Wanita Ikut Membantu Suaminya Bekerja

29 September 2022 10:00
Akhir Zaman

Cara Uzlah di Akhir Zaman

22 September 2021 08:00
Akhir Zaman

Akhir Zaman: Ketika Parameter Menilai Kebenaran Telah Berubah

17 September 2021 06:33
Akhir Zaman

Suriah, Dajjal dan Turunnya Nabi Isa

12 September 2021 18:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?