Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Anda Berhak Punya Kehidupan, Berbahagialah! [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Februari 2017 09:57 9:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Februari 2017 09:57
Bagikan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Bahagia Bukan milik yang berlimpah

Berbahagia merupakan hak setiap insan, ia tidak sesulit yang dibayangkan, karena ia bukanlah beban. Jika bahagia hanya berada di status sosial, tumpukan materi, kedudukan dan popularitas, maka alangkah sedikit manusia yang bisa merasakannya. Pastikan bahagia berada di dalam hati bukan pada persespi orang lain, karena semua manusia pasti memilikinya!

Keterbatasan bukan penghalang bagi seseorang untuk berbahagia, karena kebahagiaan tidak selalu milik mereka yang berlimpah dunia. Dalam keterbatasan sejatinya ada kekayaan jiwa jika ia syukuri semua yang dimilikinya.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Bahagia memancar dalam keseharian seseorang laksana purnama yang menghiasi gelap malam, orang yang bahagia ia akan mudah membahagiakan orang lain walau sekedar menatapnya, namun orang yang tidak bahagia, ia akan kesulitan membahagiakan orang lain walau segalanya telah dikorbankan, melihat orang lain kesulitan, mengalami kegagalan justru ia malah senang sambil menertawakan, karena baginya ada teman sependeritaan. Padahal seharusnya tidak demikian.

Orang Beragama Cenderung Lebih Bahagia

Seseorang yang menautkan segala urusannya hanya kepada Allah Ta‟ala, ia akan diberi taufik, hidayah, dimantapkan pemahaman agama, diberikan ketenangan hati serta ketegaran jiwa dalam mengarungi luasnya samudera kehidupan yang penuh lika-liku.

بَلَى مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِندَ رَبِّهِ وَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ

“Barangsiapa yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al Baqarah: 112)

Sungguh, hidup ini banyak jalan dan kemudahan, maka kenapa tidak kita ringankan. Karena dibalik kesulitan pasti ada kemudahan, ini apa kata Al Quran. Para penakut, selalu membicarakan jaminan, zona nyaman dan jauh dari nilai pengabdian.

Adapun para pemberani, mereka tak terbiasa jika hidupnya tiada dihiasi tantangan, pelbagai ujian dan perjuangan.

Syeikh Muhammad Mukhtar asy-Syinqithi berkata:

“Bumi ini akan terasa sempit bagi wali-wali Allah Ta’ala yaitu orang-orang yang beriman dan bertakwa”:

  • Saat mereka ketinggalan shalat subuh berjamaah
  • Saat tidak mengisi shalat berjamaah di shaf pertama
  • Saat tidak khusu’ dalam mendirikan shalat
  • Saat bersujud, namun syetan menjauhkannya dari mengingat Allah Ta’ala
  • Saat melihat orang miskin yang meminta-minta atau yang menahan diri dari meminta, orang yang menderita, orang yang berada dalam kesulitan dan ditimpa kesedihan, namun ia tidak mampu membuat dada mereka menjadi lapang.
  • Saat melihat ketaatan dan amal soleh,yang biasa dilakukan orang-orang yang beriman, yang mereka berlomba-lomba di dalamnya, seperti puasa, shalat malam, sedekah maupun kebajikan lainnya. Ia pun menangis dan merintih karena luput dari ganjaran akherat.
  • Saat mereka luput dari perkara yang membuatnya dekat pada Allah Ta’ala

Inilah yang seharusnya membuat bumi terasa sempit bagi setiap pribadi tangguh nan menawan, adapun perkara-perkara duniawi dengan segala keluh kesah, permasalahan, kesulitan dan kesedihannya, amatlah hina jika kita dibuat frustasi karenanya. Alangkah sayangnya duhai jiwa!

Bahagia di Dunia, Mulia di Akhirat

Tersenyumlah, niscaya kita akan merasakan kebahagiaan yang dihadirkan Tuhan semesta alam ke dalam dada bak sebuah celupan yang menyejukkan jiwa, karena hati yang penuh keredhoan akan ketetapan yang telah digariskan.

Ketahuilah, bahwa buah dari kesabaran dan kesyukuran seorang hamba dalam melewati proses kehidupan adalah kemudahan mencapai kebahagiaan. Maka berbahagialah!

Dalam ungkapan berbahasa Arab:

قيل للسعادة: أين تسكنين؟
قالت: في قلوب الرضين بقضاء الله

Ketika kebahagiaan itu ditanya: Dimana sebenarnya keberadaanmu?

Kebahagiaan itu menjawab: “Di dalam hati orang-orang yang ridho dengan semua ketetapan yang telah Allah gariskan, baik dan buruknya

Semoga Allah Ta’ala senantiasa membimbing serta memudahkan untuk menyampaikan jalan-jalan kita pada keinginan, harapan dan cita-cita.Ya Robbana.*/Guntara Nugraha Adiana Poetra, pengasuh halaman komunitas ISCO (Islamic Studies Center Online)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahagianbahagian dengan berimanbeban hidupBerbahagialahcobaan hidupjerat ujiankebahagiaankehidupankemudahan hidupkesulitan hidupprasangka kepada Allahujian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 100 Ribu Pohon Kurma Diwakafkan untuk Bantu Anak-Anak Yatim
Tulisan selanjutnya Balasan Tiga Hari Serangan terhadap Gaza, Pemuda Nablus Tikam Warga Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?