Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Pelesir Politis Obama dan Kejutan KTT Arab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 April 2013 22:25 10:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 April 2013 22:25
Bagikan
Bagikan

KUNJUNGAN empat hari Presiden AS, Barack Obama ke dua di negara kawasan Timur Tengah (Timteng), yakni Israel dan Yordania disamping Palestina (di bawah penjajahan Israel) pada 20-23 Maret lalu oleh sebagian analis Arab dianggap sekedar pelesir politis karena tidak membawawijhah nazhar (point of view) baru. Sebagian lainnya menyebutnya kunjungan politis sambil pesiar (ziarah siyasiyah siyahiyah).
 
Kedua istilah yang digunakan sejumlah analis Arab itu, sebagai bentuk sikap pesimis bahwa kunjungan Obama ke kawasan selain tidak membawa sudut pandang baru bagi solusi “damai” Israel Palestina, juga terkesan sekedar basa-basi menyangkut isu Palestina. Seperti biasa, kunjungan petinggi negeri adikuasa itu lebih dikhususnya untuk mengakomodir keluhan atau pengaduan si anak emas Israel.
 
Terlepas dari istilah yang dicuatkan sejumlah analis tersebut, kiranya tetap saja perlu dicermati hasil kunjungan pelesir politis tersebut khususnya yang terkait dengan perkembangan situasi kawasan yang masih memanas dan terkesan semakin tereskalasi. Terutama yang berhubungan dengan masa depan isu Palestina, krisis Suriah, kedekatan kembali Israel-Turki dan respon Iran.
 
Mengenai isu Palestina, sebagaimana pendahulu-pendahulunya tidak ada yang baru selain menyampaikan dukungannya terhadap terbentuknya sebuah negara Palestina merdeka. “Rakyat Palestina layak mendapatkan negaranya sendiri. AS berkomitmen untuk melihat sebuah negara Palestina yang independen dan berdaulat,” ujar Obama dalam jumpa pers bersama dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas di Ramallah, Tepi Barat, Kamis (21/03/3013).
 
Dalam kesempatan yang sama, Obama mengecam keputusan Israel yang tidak menghentikan pembangunan permukiman Yahudi di wilayah pendudukan Palestina terutama di kota al-Quds dan Tepi Barat.  “Kami menilai, melanjutkan pembangunan permukiman Yahudi tidak mempercepat upaya menciptakan perdamaian,” kata Obama dalam jumpa pers tersebut.
“Dukungan” Obama tersebut bukannya disambut gembira warga Tepi Barat bahkan mereka menolak kedatangan Presiden kulit hitam pertama negeri Paman Sam itu, sebab mereka kelihatannya “muak” dengan basa-basi serupa yang selama ini mewarnai penyelesaian isu sentral Arab ini. Di lain pihak para pejabat Palestina juga meragukan keseriusan Obama untuk menggunakan kekuatan politiknya untuk menekan Israel agar menghentikan pembangunan permukiman Yahudi.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Pulau Kera Lega Akhirnya Punya Madrasah
Tulisan selanjutnya Remaja Amerika Dibebaskan Beli Pil KB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Berita
16 Oktober 2026 14:56
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
Analisis

Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas

19 Oktober 2024 15:22
Analisis

NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

2 April 2024 21:00
Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?